Awas! Gunung Merapi Masih Terus Semburkan Awan Panas
Rabu, 27 Januari 2021 - 05:12 WIB
Hanik melanjutkan, pihaknya terus melakukan analisa di puncak Merapi. Beberapa kali pihaknya mencoba menerbangkan drone. Namun demikian lantaran cuaca, gagal mendapatkan gambaran kawah utama Merapi.
Upaya melakukan foto udara ini dilakukan menyikapi seringnya pijaran di atas kawah utama yang sering terlihat di malam hari. BPPTKG masih belum bisa menjelaskan apakah ada kubah lava baru lainnya atau tidak.
"Kalau material di kubah lava baru perkiraan kami volumenya kecil yaitu 104 ribu meter kubik. Jadi Jauh dari rata - rata Merapi yang bisa lebih dari 3 juta meter kubik. Kita masih terus berusaha melakukan pantauan di kawah utama Merapi," ungkapnya.
Sejak pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB untuk gempa guguran tercatat 33 kali, gempa hembusan 2 kali, serta 8 kali gempa fase banyak. Dengan jarks luncur baik awan panas maupun lava pijar saat ini, status Merapi masih siaga atau level III.
Upaya melakukan foto udara ini dilakukan menyikapi seringnya pijaran di atas kawah utama yang sering terlihat di malam hari. BPPTKG masih belum bisa menjelaskan apakah ada kubah lava baru lainnya atau tidak.
"Kalau material di kubah lava baru perkiraan kami volumenya kecil yaitu 104 ribu meter kubik. Jadi Jauh dari rata - rata Merapi yang bisa lebih dari 3 juta meter kubik. Kita masih terus berusaha melakukan pantauan di kawah utama Merapi," ungkapnya.
Sejak pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB untuk gempa guguran tercatat 33 kali, gempa hembusan 2 kali, serta 8 kali gempa fase banyak. Dengan jarks luncur baik awan panas maupun lava pijar saat ini, status Merapi masih siaga atau level III.
(msd)
Lihat Juga :