Beli Masker Online Rp4 Juta Agar Dapat Untung, Nora Malah Dikirimi Kardus
Jum'at, 17 April 2020 - 14:26 WIB
Nora (21) warga Kecamatan Ilir Timur I Palembang saat melapor kasus penipuan yang menimpa dirinya di Mapolrestabes Palembang, Jumat (17/4/2020).Foto/Okezone/Era Niezma W
PALEMBANG - Aksi Penipuan dengan modus penjualan masker melalui transaksi online kembali memakan korban di Palembang. Kali ini, Nora (21) warga Kecamatan Ilir Timur I, yang menjadi korban. Korban membeli 10 karton masker seharga Rp 4 juta, tapi barang yang dikirim pada Jumat (17/4/2020) justru kardus bekas bola lampu.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono membenarkan adanya laporan dugaan penipuan pembelian masker tersebut. Menurutnya, korban awalnya melakukan transaksi pembelian maskes setelah melihat iklan di media sosial Facebook pada 15 April 2020.
"Korban melihat iklan di akun Facebook atas nama M Saparuddin, setelah negoisasi disepakatilah harga untuk 10 karton masker seharga Rp 4 juta," kata Nuryono, Jumat (17/4/2020).
Berdasarkan keterangan korban, pelaku ini meyakinkannya dengan mengirimkan foto KTP dan mengaku bekerja di sebuah gudang penyimpanan masker yang berada di wilayah KM 12, perbatasan Palembang-Bayuasin. "Karena percaya, korban kemudian mengirimkan uang tersebut ke rekening atas nama Silvia Astuti. Namun saat barang tiba keesokan hari, ternyata isinya merupakan kardus bekas bola lampu," tuturnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono membenarkan adanya laporan dugaan penipuan pembelian masker tersebut. Menurutnya, korban awalnya melakukan transaksi pembelian maskes setelah melihat iklan di media sosial Facebook pada 15 April 2020.
"Korban melihat iklan di akun Facebook atas nama M Saparuddin, setelah negoisasi disepakatilah harga untuk 10 karton masker seharga Rp 4 juta," kata Nuryono, Jumat (17/4/2020).
Berdasarkan keterangan korban, pelaku ini meyakinkannya dengan mengirimkan foto KTP dan mengaku bekerja di sebuah gudang penyimpanan masker yang berada di wilayah KM 12, perbatasan Palembang-Bayuasin. "Karena percaya, korban kemudian mengirimkan uang tersebut ke rekening atas nama Silvia Astuti. Namun saat barang tiba keesokan hari, ternyata isinya merupakan kardus bekas bola lampu," tuturnya.
Lihat Juga :