Akhir Bulan Ini Diprediksi Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:07 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memprediksi akan ada lonjakan penambahan pasien baru COVID-19 pada minggu keempat Januari hingga minggu pertama Februari 2021. Foto dok SINDOnews
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa memprediksi akan ada lonjakan penambahan pasien baru COVID-19 pada minggu keempat Januari hingga minggu pertama Februari 2021. Penambahan ini diduga terjadi akibat libur panjang akhir tahun 2020 lalu.
Sebagai langkah antisipasi, orang nomor satu di Jatim itu meminta seluruh rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan di Jatim untuk menyiapkan bed tambahan. "Saya minta minimal 30% dari total bed di rumah sakit disiapkan khusus untuk penanganan pasien COVID-19," katanya, Sabtu (16/1/2021). Baca juga: Gencar Lawan Hoaks dan Provokasi, Petisi Akan beri Khofifah Award
Menurutnya, prediksi terjadinya penambahan jumlah kasus baru yang cukup tinggi itu telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Selain menyiapkan upaya kuratif, kami juga terus berupaya menekan penambahan kasus baru dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” imbuhnya.
Diketahui, Pemprov Jatim memperluas kebijakan PPKM. Jika sebelumnya hanya ada 11 daerah, kini bertambah menjadi 15 kabupaten dan kota. Yang terbaru adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri.
Sebagai langkah antisipasi, orang nomor satu di Jatim itu meminta seluruh rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan di Jatim untuk menyiapkan bed tambahan. "Saya minta minimal 30% dari total bed di rumah sakit disiapkan khusus untuk penanganan pasien COVID-19," katanya, Sabtu (16/1/2021). Baca juga: Gencar Lawan Hoaks dan Provokasi, Petisi Akan beri Khofifah Award
Menurutnya, prediksi terjadinya penambahan jumlah kasus baru yang cukup tinggi itu telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Selain menyiapkan upaya kuratif, kami juga terus berupaya menekan penambahan kasus baru dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” imbuhnya.
Diketahui, Pemprov Jatim memperluas kebijakan PPKM. Jika sebelumnya hanya ada 11 daerah, kini bertambah menjadi 15 kabupaten dan kota. Yang terbaru adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri.
Lihat Juga :