Badko HMI Akan Bahas Persoalan Krusial Sumut di Kongres XXXI Surabaya

Sabtu, 16 Januari 2021 - 11:16 WIB
"Misalnya saja pada dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh para pekerja PT TPL di sumber mata air Sihaporas tepatnya di Aek Batu di Bombongan Simargerher, masyarakat sudah sering melaporkan persoalan ini, namun sepertinya tidak ada solusi yang jelas," terangnya.

Selain itu, kata Hasbi isu soal dugaan keterlibatan PT TPL pada pencemaran Danau Toba juga patut menjadi perhatian dan pembahasan yang mendalam, sebab katanya, bila benar PT TPL mencemari Danau Toba, hal itu harus menjadi dasar bagi Pemprov Sumut untuk melakukan audit aktivitas perusahaan tersebut. Terlebih lagi katanya, Danau Toba telah menjadi UNESCO Global Geopark (UGG)

"Dugaan keterlibatan PT TPL dalam pencenmaran Danau Toba , itu harus menjadi perhatian khusus bagi kita dan Pemprov Sumut, bila benar terlibat, Pemprovsu segera lakukan audit aktivitasnya. Apalagi Danau Toba telah menjadi UNESCO Global Geopark (UGG), untuk itu, kebersihan Danau Toba itu harus dijaga agar popularitasnya meningkat dan meningkatnya daya tarik pariwisata lokal maupun mancanegara," tuturnya. (Baca juga: Pemerintah Didesak Percepat Produksi Vaksin Merah Putih )

Terakhir ini, sambung Alwi Hasbi Silalahi, ada dugaan kriminalisasi yang diterima oleh Masyarakat Adat Taput, 15 Desember 2020 lalu, lima warga dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penggunaan kawasan hutan negara, ini harus kita kaji dan kita suarakan pada Kongres HMI 13 Maret 2021 mendatang.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!