Satukan Jawara Melalui Tapak Karuhun, Listyo Sigit Angkat Marwah Banten
Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:42 WIB
Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Banten Yadi Sugiadi. Foto/dok
BANTEN - Sekitar 3.000 lebih jawara dan pendekar se-Banten berkumpul di alun-alun barat Kota Serang, Banten. Mereka menampilkan atraksi debus kolosal yang disebut Tapak Karuhun Banten. Hebatnya kegiatan ini memecahkan rekor museum rekor Indonesia atau MURI pada 17 November 2017 lalu.
Baca juga : Indonesia Ditimpa Banyak Bencana, 5 Pelaku Utama Ini Harus Bekerja Sama
Butuh waktu lama untuk menyatukan ratusan perguruan itu melihat latar belakang yang berdeda. Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Banten Yadi Sugiadi menyebut Tapak Karuhun Banten merupakan ide Listyo Sigit Prabowo saat menjabat sebagai Kapolda Banten. (Baca: Lewat Twitter, Novel Baswedan Ungkap Harapannya ke Konjem Listyo)
Menurut dia, saat itu Sigit ingin melestarikan budaya dan mengangkat sejarah Banten. "Beliau waktu menjabat Kapolda Banten bertemu banyak ulama dan jawara. Beliau menanyakan mengenai budaya dan ingin merangkul seluruh elemen yang ada," kata Yadi beberapa waktu lalu.
Baca juga : Indonesia Ditimpa Banyak Bencana, 5 Pelaku Utama Ini Harus Bekerja Sama
Butuh waktu lama untuk menyatukan ratusan perguruan itu melihat latar belakang yang berdeda. Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Banten Yadi Sugiadi menyebut Tapak Karuhun Banten merupakan ide Listyo Sigit Prabowo saat menjabat sebagai Kapolda Banten. (Baca: Lewat Twitter, Novel Baswedan Ungkap Harapannya ke Konjem Listyo)
Menurut dia, saat itu Sigit ingin melestarikan budaya dan mengangkat sejarah Banten. "Beliau waktu menjabat Kapolda Banten bertemu banyak ulama dan jawara. Beliau menanyakan mengenai budaya dan ingin merangkul seluruh elemen yang ada," kata Yadi beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :