Selama Pandemi Covid-19, PAD Tangsel Anjlok hingga 40 Persen
Selasa, 12 Januari 2021 - 22:31 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Foto/Dok/SINDOnews
TANGERANG SELATAN - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, anjlok 30 hingga 40%. Selama masa pendemi 2020, realisasi APBD Kota Tangsel hanya Rp3,8 triliun.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Katanya, pemerintah telah memiliki strategi untuk mendongkrak kembali PAD Tangsel yang anjlok selama pandemi 2020 di tahun 2021. (Baca juga: 50 ASN Tangsel Berstatus OTG Covid-19, 2 Orang Meninggal Dunia )
"PAD kita relatif turun hampir 30-40%. APBD kita juga turun. APBD murni yang kita rancang, pada November-Desember 2020 itu Rp4,3 T, ternyata realisasinya hanya Rp3,8 T," katanya kepada SINDOnews, Selasa (11/1/2021).
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Katanya, pemerintah telah memiliki strategi untuk mendongkrak kembali PAD Tangsel yang anjlok selama pandemi 2020 di tahun 2021. (Baca juga: 50 ASN Tangsel Berstatus OTG Covid-19, 2 Orang Meninggal Dunia )
"PAD kita relatif turun hampir 30-40%. APBD kita juga turun. APBD murni yang kita rancang, pada November-Desember 2020 itu Rp4,3 T, ternyata realisasinya hanya Rp3,8 T," katanya kepada SINDOnews, Selasa (11/1/2021).
Lihat Juga :