Merasa Tertipu, Ratusan Pelanggan Laporkan Grab Toko ke Polda Metro

Jum'at, 08 Januari 2021 - 06:00 WIB
"Di tanggal 6 Januari kemarin belum ada kabar apa pun, terus di Instagram grabtoko katanya dia ditipu duitnya dibawa kabur investor. Di situ kita semua masuk satu grup, grup korban ya namanya di situ kita sharing," kata Dita. (Baca juga: Asosiasi e-Commerce Sebut Grab Toko Bukan Anggota Mereka )

Melihat adanya kejanggalan tersebut, akhirnya Dita dan korban lainnya sepakat menempuh jalur hukum atas perkara ini. Pasalnya, sampai laporan polisi dibuat, tidak ada itikad baik dari grabtoko untuk menyelesaikan kewajibannya.

"Kita udah bayar beli barang kalau emang barangnya nggak ada diproses kembalikan uang kami jangan menghilang gitu aja. Karena kemarin IG-nya nggak bisa kita akses sama CS-nya pun tidak balas chat kita sampai detik ini," katanya.

Dia berharap melalui jalur hukum ini ada kejelasan terhadap uang para pelanggan grabtoko. Sebab, para korban mengklaim kerugian yang diakibatkan grabtoko jumlahnya cukup besar. "Kerugian kalau yang di grup saya gabung itu udah hampir Rp 1 miliar. Sampai sekarang masih terus bertambah," kata Dita.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!