Densus 88 Sebut Kelompok JAD Sudah Siapkan Agenda Bom Bunuh Diri

Kamis, 07 Januari 2021 - 23:01 WIB
"Kemudian dipulangkan ke Makassar. Namun karena tidak bisa berangkat lagi, dua orang ini merencanakan bom bunuh diri . Sama seperti saudaranya di Jolo, Filipina. Untuk target atau sasaran mereka belum kita temukan. Namun niat mereka untuk melakukan bom bunuh diri , berhasil dicegah," sebut Ibnu.

Baca juga: Semua Harus Terlibat Mengatasi Terorisme

Sementara itu, Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam menjelaskan bahwa MR merupakan saudara kandung pelaku bom bunuh diri Gereja Katolik di Jolo, Filipina yakni Ulfa Handayani Saleh. Ulfa disebutkan Kapolda beraksi bersama suaminya, Rullie Rian Zeke yang sama-sama dari Sulsel.

"Terduga pelaku (MR) terlibat dalam perencanaan bom gereja Jolo 2019 suami istri di Filipina. Ulfa saudara kandung dari tersangka (MR). Jadi kelompok ini memang sudah terlatih baik fisik dan teror," ucap Kapolda.

Merdisyam bilang, pengintaian oleh Densus 88 Mabes Polri dilakukan sejak 2015. MR dan SA memiliki pengaruh di kelompok JAD di Sulsel dengan taksiran pengikut ratusan orang. MR dan SA diyakini sudah terlatih serta memiliki kemampuan khusus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!