OTG Jadi Mayoritas Pasien Positif Corona di Jawa Barat
Kamis, 14 Mei 2020 - 17:24 WIB
Oleh karenanya, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap OTG dengan melakukan pengetesan COVID-19 secara masif di pintu-pintu kedatangan, seperti bandara, terminal, hingga stasiun.
"Di bandara, terminal, stasiun menemukan 1-3 persen yang disampling positif COVID-19 . Ini mengindikasikan orang yang datang itu OTG . Itulah kenapa mudik dilarang karena akan mempengaruhi penanganan dari sisi kesehatan," jelasnya.
(Baca: Konselor Lapas Banceuy Sembunyikan Obat Terlarang dalam Sepatu)
Kang Emil pun kembali mengatakan rencana pelonggaran kebijakan pembatasan sosial setelah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Provinsi Jabar berakhir pada 20 Mei mendatang.
"Akan dikaji dan diputuskan daerah mana saja di Jabar yang sudah bisa menggelar ibadah berjamaah, sekolah, kegiatan perekonomian, transportasi, dan kegiatan lainnya walau masih dalam sejumlah batasan," ujarnya.
"Di bandara, terminal, stasiun menemukan 1-3 persen yang disampling positif COVID-19 . Ini mengindikasikan orang yang datang itu OTG . Itulah kenapa mudik dilarang karena akan mempengaruhi penanganan dari sisi kesehatan," jelasnya.
(Baca: Konselor Lapas Banceuy Sembunyikan Obat Terlarang dalam Sepatu)
Kang Emil pun kembali mengatakan rencana pelonggaran kebijakan pembatasan sosial setelah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Provinsi Jabar berakhir pada 20 Mei mendatang.
"Akan dikaji dan diputuskan daerah mana saja di Jabar yang sudah bisa menggelar ibadah berjamaah, sekolah, kegiatan perekonomian, transportasi, dan kegiatan lainnya walau masih dalam sejumlah batasan," ujarnya.
(muh)
Lihat Juga :