Wajah Baru Ngloram, Miliki Bandara dan Opor Ayam Paling Enak Sedunia
Minggu, 03 Januari 2021 - 15:33 WIB
"Jadi sebenarnya lontong opor di dekat sini itu paling enak sedunia. Cuma katanya kalau kita datang, ‘Pak Gubernur kalau enggak pesen dulu, kami habis Pak’. Jadi saya enggak tahu ini akan bernasib makan (opor) atau tidak kita,” kelakarnya disambut tawa para menteri.
(Baca Juga: Sambut Jenazah Habib Ja’far, Ganjar: Kalau Tidak Dibatasi Bandara Penuh)
Politikus PDIP itu juga mengatakan, langsung berkomunikasi dengan Bupati Blora, Djoko Nugroho untuk membahas keberlangsungan Bandara Ngloram. Terlebih, daerah Blora dan sekitarnya kaya sumber minyak sehingga membutuhkan moda transportasi memadai.
“Kami ngobrol dengan Pak Bupati lama sekali, dan pada saat itu antara Bojonegoro Jawa Timur, Jawa Tengah dan Blora kita bicara soal minyak. Dari minyak itu kita ngobrol sama seluruh pengelola minyak itu sambat (mengeluh) sama kita. Pak ini minyaknya sudah muncrat, sudah dibagi-bagi rezekinya tapi mencapai titik ini luar biasa lamanya (kesulitan akses),” terangnya.
Gubernur juga menyebutkan, sejak awal pihaknya telah berbicara banyak dengan Bupati Blora dan Menteri ESDM soal minyak. “Apakah tidak mungkin ini bisa dikelola, ternyata soal aset memang harus dipindah-pindahkan dan Alhamdulillah karena komitmennya sama ini betul-betul sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat dan Pak Presiden juga saat itu kita berikan report ternyata Beliau setuju,” beber dia.
(Baca Juga: Sambut Jenazah Habib Ja’far, Ganjar: Kalau Tidak Dibatasi Bandara Penuh)
Politikus PDIP itu juga mengatakan, langsung berkomunikasi dengan Bupati Blora, Djoko Nugroho untuk membahas keberlangsungan Bandara Ngloram. Terlebih, daerah Blora dan sekitarnya kaya sumber minyak sehingga membutuhkan moda transportasi memadai.
“Kami ngobrol dengan Pak Bupati lama sekali, dan pada saat itu antara Bojonegoro Jawa Timur, Jawa Tengah dan Blora kita bicara soal minyak. Dari minyak itu kita ngobrol sama seluruh pengelola minyak itu sambat (mengeluh) sama kita. Pak ini minyaknya sudah muncrat, sudah dibagi-bagi rezekinya tapi mencapai titik ini luar biasa lamanya (kesulitan akses),” terangnya.
Gubernur juga menyebutkan, sejak awal pihaknya telah berbicara banyak dengan Bupati Blora dan Menteri ESDM soal minyak. “Apakah tidak mungkin ini bisa dikelola, ternyata soal aset memang harus dipindah-pindahkan dan Alhamdulillah karena komitmennya sama ini betul-betul sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat dan Pak Presiden juga saat itu kita berikan report ternyata Beliau setuju,” beber dia.
Lihat Juga :