Loncat ke Curug Batu Black, Mahasiswa Tewas Tersedot Pusaran Air

Kamis, 24 Desember 2020 - 17:26 WIB
Ketua RT Kampung Pasirmala, Aang mengatakan, proses pencarian dan evakuasi jenazah korban membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih. Lokasi kejadian yang medannya terjal membuat proses evakuasi jasad korban berlangsung lama. “Selain korban terjepit bebatuan, juga medan yang sangat terjal. Setelah ditemukan korban dievakuasi dengan tandu menggunakan kain sarung dan bambu ke Puskesmas Cisayong,” katanya.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisayong dan Polresta Tasikmalaya. Polisi yang langsung datang ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi terkait kejadian tenggelamnya korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Cisayong untuk dilakukan pemeriksaan, dan kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekadjo Tasikmalaya dengan menggunakan mobil ambulans.

Sementara itu, sepupu korban, Desi Tiyas Ningkusuma (41) mengatakan, korban berenang dan loncat ke areal curug. Korban pun masih muncul ke permukaan air dan sempat melambaikan tangan. Tak lama kemudian korban tak muncul ke permukaan air. Akhirnya Desi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Meski sempat ditolong temannya untuk mencari korban di air, tetapi karena arus sangat besar sehingga korban tak bisa diselamatkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!