Ada 10 Pegawainya Terpapar COVID-19, Dinkes Kabupaten Blitar Ditutup Lagi
Kamis, 17 Desember 2020 - 10:12 WIB
Temuan kasus baru 10 orang staf Dinkes Kabupaten Blitar , kata Krisna Yekti berawal dari satu orang staf yang mengeluh dengan gejala mengarah. Yang bersangkutan mengaku kehilangan daya penciuman. Kemudian juga mengeluhkan pusing. "Saat di swab, hasilnya positif ( COVID-19 )," terang Krisna Yekti.
(Baca juga: Wagub Emil Mundur, Aktivis Petani Tebu jadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim )
Melihat itu, petugas melakukan tracing kepada semua pegawai yang berkontak erat, dan langsung ditindaklanjuti swab test. Hasilnya, ada sebanyak 10 orang staf yang juga terkonfirmasi positif COVID-19 .
Diduga sumber penularan awal berasal dari klaster hajatan. "Sepertinya dari hajatan saudaranya," tambah Krisna Yekti. Karena tidak ingin kecolongan, menurut Krisna Yekti, swab massal langsung diberlakukan kepada seluruh pegawai Dinkes Kabupaten Blitar .
Ada sekitar 100-an pegawai yang menjalani swab test. Krisna Yekti juga mengatakan, saat ini petugas semakin sulit menemukan sumber penularan. Di beberapa kasus, ada orang yang positif COVID-19 , namun dalam sehari hari tidak pernah melakukan interaksi sosial.
(Baca juga: Wagub Emil Mundur, Aktivis Petani Tebu jadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim )
Melihat itu, petugas melakukan tracing kepada semua pegawai yang berkontak erat, dan langsung ditindaklanjuti swab test. Hasilnya, ada sebanyak 10 orang staf yang juga terkonfirmasi positif COVID-19 .
Diduga sumber penularan awal berasal dari klaster hajatan. "Sepertinya dari hajatan saudaranya," tambah Krisna Yekti. Karena tidak ingin kecolongan, menurut Krisna Yekti, swab massal langsung diberlakukan kepada seluruh pegawai Dinkes Kabupaten Blitar .
Ada sekitar 100-an pegawai yang menjalani swab test. Krisna Yekti juga mengatakan, saat ini petugas semakin sulit menemukan sumber penularan. Di beberapa kasus, ada orang yang positif COVID-19 , namun dalam sehari hari tidak pernah melakukan interaksi sosial.
Lihat Juga :