Polisi Sebut Pembacokan di Cilincing Dilandasi Rasa Dendam

Senin, 14 Desember 2020 - 14:37 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko rilis kasus pembacokan di Mapolsek Cilincing, Jakarta Utara, Senin (14/12/2020). Foto: Yohannes Tobing/SINDOnews
JAKARTA - Aksi pembacokan yang diduga dilakukan lima pemuda terhadap seorang remaja di kolong jembatan Jalan Jembatan 1, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (10/12/2020) dilandasi motif balas dendam. Pelaku dan korban berasal dari dua kelompok yang berbeda dan diketahui para pelaku memiliki dendam pribadi terhadap korban, Ragil Sanjaya (16).

"Jadi diantara mereka (para pelaku) ada dendam antara kelompok kolong jembatan 1 dan kelompok kolong jembatan 2," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko di Mapolsek Cilincing, Jakarta Utara, Senin (14/12/2020).



Dijelaskan Djarwoko, para pelaku kerap saling mengejek ketika berpapasan dengan kelompok lainnya. Hal inilah yang membendung dendam terhadap korban. (Baca juga: Alasan Positif COVID-19, 2 Korban Pembacokan Diduga Tak Ditangani dengan Baik oleh Rumah Sakit )

"Ketika korban melintas di depan pelaku lalu dikejar dengan menggunakan sepeda motor langsung dibacok," sambung Djarwoko. (Baca juga: Diduga Terlibat Tawuran, Polisi Ringkus 5 Pemuda di Cilincing )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!