Pengunjung dan Pedagang Alun-alun Bekasi Jalani Rapid Test, Satu Orang Reaktif
Minggu, 13 Desember 2020 - 16:13 WIB
Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bekasi menggelar rapid test secara massal kepada pengunjung dan pedagang di Alun-alun Kota Bekasi di Jalan Veteran. SINDOnews/Abdullah M Surjaya
BEKASI - Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bekasi menggelar rapid test secara massal kepada pengunjung dan pedagang di Alun-alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (12/12/2020) malam. Selain rapid test, kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi penekanan protokol kesehatan dipusat keramaian.
Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan, Kompol Imam Safei mengatakan, dalam mendeteksi penyebaran virus Corona, pihaknya menyiapkan 50 alat rapid tes dan 20 swab test. ”Hasil dari rapid test ini, 37 orang berhasil diperiksa. Hasilnya ada 1 orang reaktif, dan selanjutnya didata untuk mengikuti swab test,” katanya. (Baca juga; Pemkot Bogor Larang Acara Perayaan Tahun Baru, Yang Melanggar Akan Ditindak Tegas )
Menurut dia, rapid tes massal COVID-19 ini digelar guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut. Apalagi, kasus COVID-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan. ”Jadi kalau ada rapid test yang reaktif akan kita tindak lanjuti untuk swab test, dan 1 orang yang reaktif tadi berasal dari Cikarang, kita kordinasikan dengan pemerintah setempat,” ujarnya. (Baca juga; Terekam CCTV, Kawanan Pencuri Gasak 8 Unit PS4 dan 3 TV LED )
Imam menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan rapid tes massal secara continue sebagai upaya untuk mencegah penularan virus COVID-19. ”Sekarang kita adakan di Kelurahan Margajaya selanjutnya kita ke Kelurahan Kayuringin Jaya khususnya tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan akan kita sentuh untuk menggelar rapid test dengan protokol kesehatan,” jelasnya.
Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan, Kompol Imam Safei mengatakan, dalam mendeteksi penyebaran virus Corona, pihaknya menyiapkan 50 alat rapid tes dan 20 swab test. ”Hasil dari rapid test ini, 37 orang berhasil diperiksa. Hasilnya ada 1 orang reaktif, dan selanjutnya didata untuk mengikuti swab test,” katanya. (Baca juga; Pemkot Bogor Larang Acara Perayaan Tahun Baru, Yang Melanggar Akan Ditindak Tegas )
Menurut dia, rapid tes massal COVID-19 ini digelar guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut. Apalagi, kasus COVID-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan. ”Jadi kalau ada rapid test yang reaktif akan kita tindak lanjuti untuk swab test, dan 1 orang yang reaktif tadi berasal dari Cikarang, kita kordinasikan dengan pemerintah setempat,” ujarnya. (Baca juga; Terekam CCTV, Kawanan Pencuri Gasak 8 Unit PS4 dan 3 TV LED )
Imam menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan rapid tes massal secara continue sebagai upaya untuk mencegah penularan virus COVID-19. ”Sekarang kita adakan di Kelurahan Margajaya selanjutnya kita ke Kelurahan Kayuringin Jaya khususnya tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan akan kita sentuh untuk menggelar rapid test dengan protokol kesehatan,” jelasnya.
Lihat Juga :