Kuli Bangunan Tikam Mandor hingga Tewas, Ternyata Ini Alasannya
Minggu, 13 Desember 2020 - 13:03 WIB
Kuli Bangunan Tikam Mandor hingga Tewas, Ternyata Ini Alasannya. FOTO/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi
BATAM - SA alias A pelaku penikaman terhadap mandor bangunan di Bengkong, Batam yakni Heru (48) mengaku kesal lantaran gajinya tak kunjung dibayar korban.
Hal ini dikatakan pelaku setelah diperiksa oleh polisi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.
"Permasalahan diantara korban dan pelaku adalah diduga karena adanya perselisihan terkait pembayaran gaji atau upah. Korban merupakan mandor dari pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan. Pelaku sudah berulang kali meminta uang gajinya, namun belum dapat diserahkan oleh korban karena pembayaran dari perusahan masih belum dikeluarkan. Inilah awal permasalahan terjadinya penusukan tersebut sehingga mengakibatkan korban Heru meninggal," ujar Kabid Humas Polda Kepri, Minggu (13/12/2020).
Harry menjelaskan, pelaku ditangkap Tim dari Subdit III Jatanras Polda Kepri, yang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku di kawasan Tanjung Uma.
Setelah kejadian penikaman terhadap korban, diperoleh informasi bahwa pelaku menggunakan motor Suzuki Thunder warna hitam putih berada di Tanjung Uma.
(Baca juga: Mandor di Batam Tewas Bersimbah Darah, Polisi Hanya Butuh 3 Jam untuk Tangkap Pelakunya)
Hal ini dikatakan pelaku setelah diperiksa oleh polisi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.
"Permasalahan diantara korban dan pelaku adalah diduga karena adanya perselisihan terkait pembayaran gaji atau upah. Korban merupakan mandor dari pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan. Pelaku sudah berulang kali meminta uang gajinya, namun belum dapat diserahkan oleh korban karena pembayaran dari perusahan masih belum dikeluarkan. Inilah awal permasalahan terjadinya penusukan tersebut sehingga mengakibatkan korban Heru meninggal," ujar Kabid Humas Polda Kepri, Minggu (13/12/2020).
Harry menjelaskan, pelaku ditangkap Tim dari Subdit III Jatanras Polda Kepri, yang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku di kawasan Tanjung Uma.
Setelah kejadian penikaman terhadap korban, diperoleh informasi bahwa pelaku menggunakan motor Suzuki Thunder warna hitam putih berada di Tanjung Uma.
(Baca juga: Mandor di Batam Tewas Bersimbah Darah, Polisi Hanya Butuh 3 Jam untuk Tangkap Pelakunya)
Lihat Juga :