Melihat Sampah dari Sisi Positif

Senin, 07 Desember 2020 - 20:16 WIB
“Saya harap dapat bersinergi, ya. Misalnya dengan program pertanian, KRPL, peternakan, koperasi juga UMKM. Mudah-mudahan dapat terbentuk circular economy, agar semua bisa hidup sejahtera,” tandas bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.

Sebelum itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Didik Chusnul Yakin pada laporan sambutan menjabarkan beberapa fasilitas dan sarana TPA Karangdiyeng seluas 4,2 hektar. TPA ini, kata Didik, didesain untuk menampung sampah sebanyak 50 ton per hari dengan masa pakai kurang lebih 3,14 tahun.

Sistem pengelolaan menggunakan controlled landfill dengan dilengkapi berbagai fasilitas. Antara lain pagar gapura, jalan operasi, kantor, gudang bank sampah induk, garasi, Taman Kehati dan Edukasi, IPAL, zona aktif, buffer zone, area pengomposan, timbangan dan pos jaga.

“TPA Karangdiyeng dibangun sejak 2020, bertujuan untuk meningkatkan daya tampung pengelolaan sampah. Sebab, TPA kita di Belahan Tengah sudah overload per November 2020 lalu. TRC juga dibentuk dan launching hari ini, bertugas untuk menangani sampah liar dan membantu keadaan emergency pohon tumbang di Kota Mojosari,” papar Didik.

Kegiatan seremonial ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sopir teladan, para pemenang Lomba Desa Berseri pada Peringatan Hari Bumi, pemberian apresiasi untuk empat Sekolah Adiwiyata Provinsi, pemakaian rompi pada TRC DLH, penyerahan kunci kendaraan operasional, serta penandatanganan prasasti peresmian.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!