Melihat Sampah dari Sisi Positif

Senin, 07 Desember 2020 - 20:16 WIB
loading...
Melihat Sampah dari...
Pemerintah Kabupaten Mojokerto meresmikan TPA Edukasi Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo, serta meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Lingkungan Hidup. Peresmian dilakukan oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Senin (7/12/2020) pagi.
A A A
MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto meresmikan TPA Edukasi Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo, serta meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Lingkungan Hidup. Peresmian dilakukan oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Senin (7/12/2020) pagi.

Kegiatan ini merupakan bentuk upaya nyata Pemerintah Kabupaten Mojokerto, untuk melaksanakan amanat Pemerintah Pusat mengelola sampah dalam mencapai target Kebijakan Strategis Daerah (Jakstrada) sebagaimana tercantum dalam Perbup Mojokerto Nomor 78 tahun 2018.

Pada tahun 2020, pencapaian kinerja pengelolaan sampah Kabupaten Mojokerto adalah 30,73 persen. Angka ini masih jauh dari target Jakstrada sebesar 98 persen. Apalagi sebelum TPA Karangdiyeng diresmikan, hanya terdapat satu TPA saja di Kabupaten Mojokerto yakni TPA Belahan Tengah. TPA tersebut pun, kini sudah tak lagi mampu menampung banyaknya produksi sampah.

Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada peresmian ini membagikan pandangannya terkait penanganan sampah yang harus berubah. Abah Ipung ingin agar sampah tidak selalu dipersepsi sebagai sesuatu yang kotor saja. Dirinya mengajak semua untuk lebih berpandangan terbuka, dengan melihat sampah dari sisi lebih positif. Misalnya sebagai sarana edukasi dan rekreasi.

“TPA Karangdiyeng juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan rekreasi. Mari melihat sampah dari sisi lebih positif. Dari TPA ini, kita bisa belajar banyak, serta menggugah kesadaran bersama agar lebih bijak dalam mengelola sampah kita,” tutur bupati.

Bupati Pungkasiadi turut menyarankan agar pengelolaan TPA Karangdiyeng, dikelola lebih maksimal dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait.

“Saya harap dapat bersinergi, ya. Misalnya dengan program pertanian, KRPL, peternakan, koperasi juga UMKM. Mudah-mudahan dapat terbentuk circular economy, agar semua bisa hidup sejahtera,” tandas bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.

Sebelum itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Didik Chusnul Yakin pada laporan sambutan menjabarkan beberapa fasilitas dan sarana TPA Karangdiyeng seluas 4,2 hektar. TPA ini, kata Didik, didesain untuk menampung sampah sebanyak 50 ton per hari dengan masa pakai kurang lebih 3,14 tahun.

Sistem pengelolaan menggunakan controlled landfill dengan dilengkapi berbagai fasilitas. Antara lain pagar gapura, jalan operasi, kantor, gudang bank sampah induk, garasi, Taman Kehati dan Edukasi, IPAL, zona aktif, buffer zone, area pengomposan, timbangan dan pos jaga.

“TPA Karangdiyeng dibangun sejak 2020, bertujuan untuk meningkatkan daya tampung pengelolaan sampah. Sebab, TPA kita di Belahan Tengah sudah overload per November 2020 lalu. TRC juga dibentuk dan launching hari ini, bertugas untuk menangani sampah liar dan membantu keadaan emergency pohon tumbang di Kota Mojosari,” papar Didik.

Kegiatan seremonial ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sopir teladan, para pemenang Lomba Desa Berseri pada Peringatan Hari Bumi, pemberian apresiasi untuk empat Sekolah Adiwiyata Provinsi, pemakaian rompi pada TRC DLH, penyerahan kunci kendaraan operasional, serta penandatanganan prasasti peresmian.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampah di Jabodetabek...
Sampah di Jabodetabek Meningkat usai Idulfitri, Pembangunan PSEL Harus Dipercepat
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Ungkap Cacahan Duit...
Ungkap Cacahan Duit di TPS Bekasi Hasil Pemusnahan BI, Polisi: Mau Dibuang ke Bantargebang
Polisi: Cacahan Duit...
Polisi: Cacahan Duit di TPS Bekasi Uang Asli Cetakan BI
Pemkot Tangsel Targetkan...
Pemkot Tangsel Targetkan Pembersihan Tumpukan Sampah Sebelum Malam Tahun Baru
Tangsel Darurat Sampah,...
Tangsel Darurat Sampah, Perpres 109/2025 Dianggap Tak Berlaku Surut
Prabowo Targetkan Masalah...
Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas 2–3 Tahun
Di Mana Gunung Sampah...
Di Mana Gunung Sampah Tertinggi di Dunia?
Harta Karun Bitcoin...
Harta Karun Bitcoin Senilai Rp11 Triliun Hilang Selamanya di Tempat Sampah
Rekomendasi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved