Cegah Penularan Covid-19 dari Luar, Risma Buka Wisata Edukasi
Senin, 07 Desember 2020 - 06:00 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memberi makan ikan-ikan yang ada di mini agrowisata Kantor Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Surabaya. Foto: iNews/Hari Tambayong
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka kembali mini agrowisata yang bertempat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian, Jalan Pagesangan Dua, Kota Surabaya setelah berbulan-bulan ditutup bagi pengunjung karena pandemi COVID-19 .
Keputusan kembali membuka mini agrowisata itu agar warga Surabaya bisa berwisata sembari menikmati tanaman pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, tanpa harus berlibur ke luar kota. (Baca Juga: Risma Larang Warganya ke Luar Kota saat Libur Natal-Tahun Baru)
Selain untuk mengedukasi warga, mini agrowisata ini kembali dibuka agar warga Kota Surabaya pada libur natal dan tahun baru mendatang tidak berwisata ke luar kota guna mencegah penularan COVID-19 dari luar kota. “Saya harapkan kepada warga Surabaya agar menahan diri dulu tidak berlibur keluar kota untuk menghindari COVID-19,” katanya, Minggu (6/12/2020).
Risma mengaku, dari hasil tracing terdapat 36 siswa SMP yang terpapar COVID-19, dikarenakan tertular dari keluarga yang berlibur ke luar kota dan ke luar negeri pada libur panjang bulan lalu. “Yang pertama sebetulnya, di Surabaya itu banyak tempat yang bisa dikunjungi, kita punya hutan kota ada 9 lokasi, nah salah satunya ini anak-anak bisa diajak kesini bermain dan belajar,” katanya saat memantau langsung lokasi wisata. (Baca Juga: Beredar Spanduk Dukungan Palsu, Anak Risma Protes)
Keputusan kembali membuka mini agrowisata itu agar warga Surabaya bisa berwisata sembari menikmati tanaman pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, tanpa harus berlibur ke luar kota. (Baca Juga: Risma Larang Warganya ke Luar Kota saat Libur Natal-Tahun Baru)
Selain untuk mengedukasi warga, mini agrowisata ini kembali dibuka agar warga Kota Surabaya pada libur natal dan tahun baru mendatang tidak berwisata ke luar kota guna mencegah penularan COVID-19 dari luar kota. “Saya harapkan kepada warga Surabaya agar menahan diri dulu tidak berlibur keluar kota untuk menghindari COVID-19,” katanya, Minggu (6/12/2020).
Risma mengaku, dari hasil tracing terdapat 36 siswa SMP yang terpapar COVID-19, dikarenakan tertular dari keluarga yang berlibur ke luar kota dan ke luar negeri pada libur panjang bulan lalu. “Yang pertama sebetulnya, di Surabaya itu banyak tempat yang bisa dikunjungi, kita punya hutan kota ada 9 lokasi, nah salah satunya ini anak-anak bisa diajak kesini bermain dan belajar,” katanya saat memantau langsung lokasi wisata. (Baca Juga: Beredar Spanduk Dukungan Palsu, Anak Risma Protes)
Lihat Juga :