Ratusan Nasabah Fikasa Group Cabut Laporan di Polda Metro Jaya
Jum'at, 04 Desember 2020 - 19:59 WIB
Natalia Rusli, kuasa hukum ratusan nasabah yang menjadi korban dugaan gagal bayar PT Fikasa Group membenarkan pihaknya mencabut laporan di Polda Metro Jaya. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Ratusan nasabah yang menjadi korban dugaan gagal bayar PT Fikasa Group mencabut laporannya di Polda Metro Jaya . Pencabutan laporan lantaran apa yang dialami Fikasa Group merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Bukan merupakan bentuk itikad tidak baik.
"Ya, para nasabah resmi mencabut laporannya," kata Natalia Rusli, kuasa hukum para nasabah kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020). Natalia yang juga founder Master Trust Lawfirm Firm didampingi rekannya, Bryan Roberto Mahulae, dari Firma Hukum Rumah Keadilan saat mendatangi Polda Metro Jaya. (Baca juga: Massa Pendukung saat Habib Rizieq Diperiksa, Polisi: Jika Tak Mau Dibubarkan Akan Kita Tangkap)
Natalia menjelaskan, pencabutan laporan dilakukan karena ada pertimbangan lain dan penilaian yang keliru terhadap PT Fikasa Group selama ini. "Kami melihat apa yang dialami oleh Fikasa Group merupakan dampak dari Pandemi Covid-19, bukan merupakan bentuk itikad tidak baik atau lari dari masalah," tuturnya.
Ia meyakini Fikasa Group adalah kelompok perusahaan yang profesional dan berhati-hati dalam menjalankan usahanya. Atas dasar itu pula, lanjut Natalia, dirinya bersama advokat yang lain mewakili ratusan nasabah, telah mencabut laporan tersebut.
"Ya, para nasabah resmi mencabut laporannya," kata Natalia Rusli, kuasa hukum para nasabah kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020). Natalia yang juga founder Master Trust Lawfirm Firm didampingi rekannya, Bryan Roberto Mahulae, dari Firma Hukum Rumah Keadilan saat mendatangi Polda Metro Jaya. (Baca juga: Massa Pendukung saat Habib Rizieq Diperiksa, Polisi: Jika Tak Mau Dibubarkan Akan Kita Tangkap)
Natalia menjelaskan, pencabutan laporan dilakukan karena ada pertimbangan lain dan penilaian yang keliru terhadap PT Fikasa Group selama ini. "Kami melihat apa yang dialami oleh Fikasa Group merupakan dampak dari Pandemi Covid-19, bukan merupakan bentuk itikad tidak baik atau lari dari masalah," tuturnya.
Ia meyakini Fikasa Group adalah kelompok perusahaan yang profesional dan berhati-hati dalam menjalankan usahanya. Atas dasar itu pula, lanjut Natalia, dirinya bersama advokat yang lain mewakili ratusan nasabah, telah mencabut laporan tersebut.
Lihat Juga :