Swab Test Habib Rizieq Beredar, Bima Arya Tegaskan Tak Pernah Publikasikan Data Pasien
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:59 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok SINDOnews
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan Pemkot Bogor tidak pernah mempublikasikan data pasien. Ini terkait beredarnya hasil swab test Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab .
"Sampai saat ini kecuali wali kota, yang lain tidak. Hanya lapor secara internal saja. Jadi yang diperlukan data penanganan, data jumlah swab, dan data-data lain," ujar Bima usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (3/12/2020).
Menurut dia, hasil swab test tersebut bisa jadi tidak benar. Sebab, data hasil swab test harus masuk all record. Pihaknya sudah melakukan pengecekan data all record tersebut. (Baca juga: Kasus Habib Rizieq di RS Ummi, Bima Arya: Biarkan Hukum yang Berbicara)
"Jadi semua hasil swab mandiri yang dilakukan di faskes (fasilitas kesehatan) harus dilaporkan kepada all record (Dinas Kesehatan) sehingga pemerintah bisa punya data. Nah, kami cek tidak ada data itu," ungkapnya.
"Sampai saat ini kecuali wali kota, yang lain tidak. Hanya lapor secara internal saja. Jadi yang diperlukan data penanganan, data jumlah swab, dan data-data lain," ujar Bima usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (3/12/2020).
Menurut dia, hasil swab test tersebut bisa jadi tidak benar. Sebab, data hasil swab test harus masuk all record. Pihaknya sudah melakukan pengecekan data all record tersebut. (Baca juga: Kasus Habib Rizieq di RS Ummi, Bima Arya: Biarkan Hukum yang Berbicara)
"Jadi semua hasil swab mandiri yang dilakukan di faskes (fasilitas kesehatan) harus dilaporkan kepada all record (Dinas Kesehatan) sehingga pemerintah bisa punya data. Nah, kami cek tidak ada data itu," ungkapnya.
Lihat Juga :