Survei SSC, Elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji Tembus 49,9 Persen
Rabu, 02 Desember 2020 - 16:23 WIB
Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil penelitian Pilwali Surabaya.Foto/Lukman Hakim
SURABAYA - Jelang Pilwali Surabaya 9 Desember nanti, Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil penelitian yang mereka lakukan. Riset ini menunjukkan sebaran peta politik Kota Pahlawan di detik-detik Pilwali Surabaya.
Didik Sugeng selaku peneliti senior SSC memaparkan jika hasil survey elektabilitas yang mereka lakukan menghasilkan keunggulan bagi pasangan dengan nomor urut 01 Eri-Armuji. “Elektabilitas Eri-Armuji unggul dengan capaian 49,9%. Sementara, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman meraih 38,1%,” ujar Didik, Rabu (2/11/2020).
(Baca juga: Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali )
Dari hasil survey elektabilitas yang dilakukan, akademisi dari Universitas Dr Soetomo (Unitomo) menyatakan, ada 12% responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.
“Ada jumlah selisih persentase sebesar 11,8%. Selisih ini tentunya sangat besar dan menjadi tantangan besar untuk kubu Machfud Arifin-Mujiaman agar bisa memenangkan Pilwali Surabaya,” imbuh Didik.
Direktur Riset SSC Edy Marzuki menambahkan, hampir sebagian besar masyarakat Surabaya bakal mengikuti pilihan Wali Kota Risma di Pilwali Surabaya, yakni 45,6%. Lalu, 30,3% responden mengaku belum pasti memilih pasangan yang didukung oleh Wali Kota Risma. "Lalu 24,1% responden tidak akan memilih pasangan yang didukung Wali Kota Risma,” lanjut Edy.
Didik Sugeng selaku peneliti senior SSC memaparkan jika hasil survey elektabilitas yang mereka lakukan menghasilkan keunggulan bagi pasangan dengan nomor urut 01 Eri-Armuji. “Elektabilitas Eri-Armuji unggul dengan capaian 49,9%. Sementara, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman meraih 38,1%,” ujar Didik, Rabu (2/11/2020).
(Baca juga: Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali )
Dari hasil survey elektabilitas yang dilakukan, akademisi dari Universitas Dr Soetomo (Unitomo) menyatakan, ada 12% responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.
“Ada jumlah selisih persentase sebesar 11,8%. Selisih ini tentunya sangat besar dan menjadi tantangan besar untuk kubu Machfud Arifin-Mujiaman agar bisa memenangkan Pilwali Surabaya,” imbuh Didik.
Direktur Riset SSC Edy Marzuki menambahkan, hampir sebagian besar masyarakat Surabaya bakal mengikuti pilihan Wali Kota Risma di Pilwali Surabaya, yakni 45,6%. Lalu, 30,3% responden mengaku belum pasti memilih pasangan yang didukung oleh Wali Kota Risma. "Lalu 24,1% responden tidak akan memilih pasangan yang didukung Wali Kota Risma,” lanjut Edy.
Lihat Juga :