FBI Tuding Hacker China Coba Curi Hasil Penelitian Vaksin Covid-19 AS

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:14 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona baru (COVID-19). Foto/REUTERS/Dado Ruvic
WASHINGTON - Tim keamanan cyber FBI meyakini hacker (peretas) China berupaya melakukan pencurian hasil penelitian pengembangan vaksin virus corona Covid-19 milik Amerika Serikat (AS).

Sebagaimana dilansur dari surat kabar Amerika, Wall Street Journal dan The New York Times menyebutkan FBI dab Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika berencana untuk mengeluarkan peringatan tentang peretasan China ketika pemerintah dan perusahaan swasta berlomba untuk mengembangkan vaksin Covid-19.



Para peretas juga menargetkan informasi dan kekayaan intelektual tentang perawatan dan tes untuk Covid-19. Para pejabat AS menuduh para peretas berkaitan dengan pemerintah China.

Di tempat terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menolak tuduhan ini dan diyakinkannya bahwa China menentang tegas semua bentuk serangan dunia maya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!