10 Kali Menjambret, Raja Muda Keok Didor Polisi saat Kabur
Rabu, 02 Desember 2020 - 11:10 WIB
10 Kali Menjambret, Raja Muda Keok Didor Polisi saat Kabur. Foto/SINDOnews/Rus
PADANG - Raja Muda (19) tersungkur tanpa perlawanan setelah betis kirinya dipelor polisi di jalan By Pass Batung Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.
Berdasarkan informasi kepolisian, Raja telah 10 kali melakukan penjambretan di Kota Padang, dan aksi terakhir dilakukan di kawasan Permindo pada Selasa (17/12/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat itu korban perempuan berdiri di tepi jalan, kemudian Raja bersama temannya Fadli datang dari Jalan Patimura menuju ke Permindo, kemudian menyambar ponsel milik korban. Mendapat laporan tim Satreskrim Polresta Padang memburu pelaku tersebut.
“Saat patroli diduga pelaku naik motor di jalan By Pass Batung Taba, kemudian polisi menangkap Raja. Saat ditangkap pelaku berusaha kabur dengan cara menambah laju kendaraan. Tak mau target melarikan, akhirnya pelaku ditembak polisi di bagian betis kiri,” ungkap Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir lewat Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Rabu (2/11/2020).
Kemudian pelaku ini dibawa ke RS Bhayangkara untuk mengobati luka tembak di betis kirinya. Selanjutnya polisi menginterogasi Raja, akhirnya dia mengakui bahwa aksi tersebut dilakukan bersama temannya Fadli yang saat ini buron.
(Baca juga: 1 Tersangka Penyerangan Relawan Kolom Kosong Dibekuk Polres Raja Ampat)
Berdasarkan informasi kepolisian, Raja telah 10 kali melakukan penjambretan di Kota Padang, dan aksi terakhir dilakukan di kawasan Permindo pada Selasa (17/12/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat itu korban perempuan berdiri di tepi jalan, kemudian Raja bersama temannya Fadli datang dari Jalan Patimura menuju ke Permindo, kemudian menyambar ponsel milik korban. Mendapat laporan tim Satreskrim Polresta Padang memburu pelaku tersebut.
“Saat patroli diduga pelaku naik motor di jalan By Pass Batung Taba, kemudian polisi menangkap Raja. Saat ditangkap pelaku berusaha kabur dengan cara menambah laju kendaraan. Tak mau target melarikan, akhirnya pelaku ditembak polisi di bagian betis kiri,” ungkap Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir lewat Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Rabu (2/11/2020).
Kemudian pelaku ini dibawa ke RS Bhayangkara untuk mengobati luka tembak di betis kirinya. Selanjutnya polisi menginterogasi Raja, akhirnya dia mengakui bahwa aksi tersebut dilakukan bersama temannya Fadli yang saat ini buron.
(Baca juga: 1 Tersangka Penyerangan Relawan Kolom Kosong Dibekuk Polres Raja Ampat)
Lihat Juga :