Penjelasan BMKG Soal Fenomena Langit Biru Jakarta

Rabu, 02 Desember 2020 - 08:44 WIB
Selanjutnya gelombang tersebut pada saat kondisi cuaca cerah berinteraksi dengan partikel-partikel penyusun yang ada di atmosfer, akibatnya terjadi penghamburan cahaya.

"Semakin rendah gelombang cahaya tampak yang didominasi oleh panjang gelombang yang paling rendah yaitu warna biru, nila dan ungu, maka semakin banyak gelomabng cahaya tersebut dihamburkan. Sehingga kondisi langit yang tampak dan terlihat oleh mata kita berwarna biru," jelasnya.

Panjang gelombang yang dipancarkan sinar matahari, diantaranya x-ray, sinar ultraviolet, cahaya tampak (mejikuhibiniu), dan gelombang radio (radio waves). Sedangkan partikel penyusun atmosfer meliputi nitrogen, oksigen, karbondioksida, ozon dan partikel berupa gas bumi lainnya.

Sekadar informasi, fenomena langit biru di Jakarta membuat kagum masyarakat. Lantaran terlihat begitu cerah dan indah perpaduan warnanya. Masyarakat tak sedikit mengabadikannya lewat kamera ponsel dan menunggahnya di media sosial.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!