Disdik Sulsel Siapkan Skenario Atasi Kekurangan Guru di SMA/SMK

Selasa, 01 Desember 2020 - 07:29 WIB
"Nah, sekarang solusi yang bisa kita ambil, misalnya sekolah yang berbeda, kelas yang sama, mata pelajaran yang sama, itu bisa digabungkan. Jadi dia tidak lagi belajar antara misalnya di sekolahnya saja," papar dia.

Dia mencontohkan, untuk siswa kelas I di sekolah A, bisa digabung belajar bersama dengan sekolah B yang tingkatan kelasnya juga sama. "Yang pasti, satu guru dapat mengajar siswa pada kelas yang sama di sekolah yang berbeda. Ini solusi mengatasi kekurangan guru pada mata pelajaran tertentu," urai Kadis.

Namun demikian, skenario ini dikatakan masih dalam tahap kajian yang mendalam. Pihaknya belum bisa menentukan alternatif pembelajaran ini mulai diterapkan.

"Jangan bicara waktu dulu (kapan bisa diterapkan). Karena inikan pasti kita siapkan semua perangkatnya. Tentu inilah hikmah yang kita peroleh dari kejadian (kekurangan guru) ini, sehingga kami bisa berpikir bahwa inilah salah satu solusi yang bisa kita ambil," imbuhnya.

Disdik Sulsel juga masih terus melakukan pendataan keadaan dan kebutuhan riil guru di tiap SMA/SMK/SLB di Sulsel. Namun dikatakan, kebutuhan guru produktif tingkat SMK termasuk yang paling dibutuhkan.

"Jangan dulu kalau angka pasti (jumlah kekurangan guru). Karena (pendataannya) itukan berbasis kabupaten, berbasis sekolah, berbasis mata pelajaran. Tapi yang paling menonjol itu di SMK. Kekurangan guru produktif," ungkap Jufri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!