Bisnis Makin Moncer, Kenali Tantangan dan Peluang Startup Ini
Senin, 30 November 2020 - 01:03 WIB
Menurut Joddy, terdapat dua kemungkinan mengapa startup gagal pada fase ini. Pertama karena mereka belum menemukan produk yang dapat diterima dengan baik oleh pasar. Kedua belum dapat menemukan strategi operasional yang tepat untuk mengomersialkan produk tersebut.
"Selain itu, banyak juga start-up yang menyerah di awal karena pesimistis dan menganggap bahwa perusahaannya tidak akan sukses," kata dia.
Sebenarnya, kata dia, ketika kegagalan operasional terjadi, tidak dapat disimpulkan secara langsung bahwa startup tersebut gagal. Setiap startup memiliki fase yang harus dilalui untuk membangun perusahaan yang stabil.
Termasuk tahapan di mana perusahaan belum memiliki penjualan dari produk maupun jasa yang dikembangkan, tetapi tetap harus menjalankan operasional perusahaannya hingga saat peluncuran dan penjualan nanti.
Menurut IDEO, sebuah konsultan inovasi global, inovasi yang sukses ialah yang mampu menggabungkan aspek viability (kelayakan secara bisnis), feasibility (kemungkinan secara teknis) dan desirability (keinginan penggunanya).
Pandangan ini diperkuat oleh keyakinan dari sejumlah akselerator dan inkubator terkemuka di dunia, yang menyebutkan bahwa komposisi terbaik dari pendiri pendiri startup adalah gabungan antara hustler (business co-founder), hacker (technical cofounder), dan hipster (design co-founder).
Melihat hal itu, menurut Sekjen Mikti M Andy Zaky, pada 1 Desember 2020 Mikti bakal meluncurkan sebuah buku panduan bagi para pelaku inkubator bisnis agar mereka memahami secara teknis tentang pengelolaan inkubator bisnis.
"Selain itu, banyak juga start-up yang menyerah di awal karena pesimistis dan menganggap bahwa perusahaannya tidak akan sukses," kata dia.
Sebenarnya, kata dia, ketika kegagalan operasional terjadi, tidak dapat disimpulkan secara langsung bahwa startup tersebut gagal. Setiap startup memiliki fase yang harus dilalui untuk membangun perusahaan yang stabil.
Termasuk tahapan di mana perusahaan belum memiliki penjualan dari produk maupun jasa yang dikembangkan, tetapi tetap harus menjalankan operasional perusahaannya hingga saat peluncuran dan penjualan nanti.
Menurut IDEO, sebuah konsultan inovasi global, inovasi yang sukses ialah yang mampu menggabungkan aspek viability (kelayakan secara bisnis), feasibility (kemungkinan secara teknis) dan desirability (keinginan penggunanya).
Pandangan ini diperkuat oleh keyakinan dari sejumlah akselerator dan inkubator terkemuka di dunia, yang menyebutkan bahwa komposisi terbaik dari pendiri pendiri startup adalah gabungan antara hustler (business co-founder), hacker (technical cofounder), dan hipster (design co-founder).
Melihat hal itu, menurut Sekjen Mikti M Andy Zaky, pada 1 Desember 2020 Mikti bakal meluncurkan sebuah buku panduan bagi para pelaku inkubator bisnis agar mereka memahami secara teknis tentang pengelolaan inkubator bisnis.
Lihat Juga :