Penataan Kawasan Perkotaan di Makassar Harus Prioritaskan Mutu dan Keamanan
Selasa, 24 November 2020 - 23:33 WIB
"Salah satu poin yang tidak boleh diabaikan adalah mengedukasi masyarakat. Sepanjang dampak ekonominya tinggi, harus disampaikan dengan transparan ke masyarakat," jelasnya.
Hal yang paling penting dalam menata kota, lanjut None, adalah bagaimana konsistensi dan integritas pemerintah dalam menegakkan aturan. "Percuma konsepsi bagus, kalau kita tidak konsisten terhadap hukum penegakannya," tegasnya.
Menurut adik Syahrul Yasin Limpo ini, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Makassar sudah sangat bagus. Namun, karena pemerintah tidak konsisten, masih ada pembangunan yang tidak sesuai RTRW. Misalnya, hotel di tengah daerah pemukiman.
Dalam debat tersebut, ia juga menyoroti persoalan penggusuran dan pemindahan lokasi Pedagang Kaki Lima (PK5). Menurutnya, memindahkan PK5 jauh lebih kejam daripada mengkambinghitamkan mereka terhadap sejumlah persoalan yang muncul.
"Memindahkan PK5 itu lebih kejam dari mengkambinghitamkan mereka. Karena kalau mereka dipindahkan, mereka bisa kehilangan market. Yang mereka butuhkan adalah akses permodalan," terangnya.
Hal yang paling penting dalam menata kota, lanjut None, adalah bagaimana konsistensi dan integritas pemerintah dalam menegakkan aturan. "Percuma konsepsi bagus, kalau kita tidak konsisten terhadap hukum penegakannya," tegasnya.
Menurut adik Syahrul Yasin Limpo ini, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Makassar sudah sangat bagus. Namun, karena pemerintah tidak konsisten, masih ada pembangunan yang tidak sesuai RTRW. Misalnya, hotel di tengah daerah pemukiman.
Dalam debat tersebut, ia juga menyoroti persoalan penggusuran dan pemindahan lokasi Pedagang Kaki Lima (PK5). Menurutnya, memindahkan PK5 jauh lebih kejam daripada mengkambinghitamkan mereka terhadap sejumlah persoalan yang muncul.
"Memindahkan PK5 itu lebih kejam dari mengkambinghitamkan mereka. Karena kalau mereka dipindahkan, mereka bisa kehilangan market. Yang mereka butuhkan adalah akses permodalan," terangnya.
(shf)
Lihat Juga :