Wakil Menteri Agama Puji Kerukunan di Sulawesi Utara
Senin, 23 November 2020 - 07:00 WIB
KH. Zainut Tauhid Saadi saat memberikan pembinaan sekaligus penguatan kepada jajaran ASN Kanwil Kemenag Sulut serta para tokoh agama Sulut, Minggu (22/11/2020).Foto/Ist
MANADO - Wakil Menteri Agama KH. Zainut Tauhid Sa'adi memuji kerukunan yang berlangsung di Sulawesi Utara (Sulut).
Ia mengungkapkan, pengalamannya ketika beberapa kali mengunjungi Sulut sewaktu masih menjadi anggota DPR RI.
Baginya, masyarakat Sulut adalah masyarakat yang menyenangkan, bertoleransi tinggi, saling menghormati dan suka tolong-menolong meski berbeda etnis, golongan dan agama.
"Masyarakat Sulut adalah masyarakat yang menyenangkan dan saling menghormati serta suka saling menolong walaupun berbeda etnis dan agama. Karena itu saya minta mari tetap jaga Sulut sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia," katanya saat memberikan pembinaan sekaligus penguatan kepada jajaran ASN Kanwil Kemenag Sulut serta para tokoh agama Sulawesi Utara tentang Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama di Hotel Aryaduta Manado, Minggu (22/11/2020).
Ia mengingatkan tentang pentingnya menjaga persaudaraan di antara sesama anak bangsa di Sulut dengan memupuk persaudaraan internal umat beragama, antarumat beragama dan persaudaraan kebangsaan dan kemanusiaan.
"Para pendiri bangsa kita sudah mengorbankan segala-galanya demi Indonesia merdeka dan bersepakat bahwa negara kita berdasarkan Pancasila sebagai pengikat dan perekat kita sebagai sesama anak bangsa Indonesia. Karena itu mari perkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniah dan ukhuwah basyariah," jelas putera kelahiran Jepara itu.
Ia mengungkapkan, pengalamannya ketika beberapa kali mengunjungi Sulut sewaktu masih menjadi anggota DPR RI.
Baginya, masyarakat Sulut adalah masyarakat yang menyenangkan, bertoleransi tinggi, saling menghormati dan suka tolong-menolong meski berbeda etnis, golongan dan agama.
"Masyarakat Sulut adalah masyarakat yang menyenangkan dan saling menghormati serta suka saling menolong walaupun berbeda etnis dan agama. Karena itu saya minta mari tetap jaga Sulut sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia," katanya saat memberikan pembinaan sekaligus penguatan kepada jajaran ASN Kanwil Kemenag Sulut serta para tokoh agama Sulawesi Utara tentang Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama di Hotel Aryaduta Manado, Minggu (22/11/2020).
Ia mengingatkan tentang pentingnya menjaga persaudaraan di antara sesama anak bangsa di Sulut dengan memupuk persaudaraan internal umat beragama, antarumat beragama dan persaudaraan kebangsaan dan kemanusiaan.
"Para pendiri bangsa kita sudah mengorbankan segala-galanya demi Indonesia merdeka dan bersepakat bahwa negara kita berdasarkan Pancasila sebagai pengikat dan perekat kita sebagai sesama anak bangsa Indonesia. Karena itu mari perkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniah dan ukhuwah basyariah," jelas putera kelahiran Jepara itu.
Lihat Juga :