Pergoki Pencuri, Gadis Tomohon Sekarat di Tikam Pisau Pelaku
Kamis, 19 November 2020 - 17:05 WIB
Pelaku kemudian melihat korban sedang terlelap tidur dengan kondisi kamar dipasang lampu remang-remang. Merasa aman, pelaku selanjutnya keluar dari kamar mandi dan langsung masuk ke kamar korban. "Ketika pelaku sementara membuka pintu kamar menuju ke ke ruangan tamu, tiba-tiba korban terbangun dan langsung menegur pelaku," terang Watung
Korban kemudian bertanya siapa pelaku. Pelaku pun langsung menyebut namanya Kiki dan berdalih bahwa pelaku disuruh ayah korban, untuk menakut-nakuti korban. Namun, karena merasa takut diketahui ayah korban, pelaku selanjutnya mengambil pisau yang sudah dibawanya dan langsung menikam ke arah korban secara berulang-ulang. Setelah terkena tikaman, korban pun langsung lari keluar kamar menuju ke rungan tamu sambil meminta tolong. Sedangkan pelaku, langsung melemparkan pisau yang digunakannya di dalam kamar korban. (Baca: Tertima Es, Satu Pekerja di Medan Tewas, Dua Kritis).
Kemudian mengunci pintu kamar dan membuka jendela kamar korban, kemudian melompat dan lari menuju ke kendaraan yang disembunyikannya. “Korban mengalami luka akibat senjata tajam yang mengenai tubuh korban, antara lain di kepala mengalami luka sayatan, pada leher bagian belakang 1 luka tikaman, pada tenggorokan 1 luka tikaman, pada punggung korban 3 luka tikaman, pada tangan kiri 1 luka tikaman dan pada tangan kanan 2 luka tikaman,” beber Katim Totosik Bripka Yanny Watung.
Korban kemudian bertanya siapa pelaku. Pelaku pun langsung menyebut namanya Kiki dan berdalih bahwa pelaku disuruh ayah korban, untuk menakut-nakuti korban. Namun, karena merasa takut diketahui ayah korban, pelaku selanjutnya mengambil pisau yang sudah dibawanya dan langsung menikam ke arah korban secara berulang-ulang. Setelah terkena tikaman, korban pun langsung lari keluar kamar menuju ke rungan tamu sambil meminta tolong. Sedangkan pelaku, langsung melemparkan pisau yang digunakannya di dalam kamar korban. (Baca: Tertima Es, Satu Pekerja di Medan Tewas, Dua Kritis).
Kemudian mengunci pintu kamar dan membuka jendela kamar korban, kemudian melompat dan lari menuju ke kendaraan yang disembunyikannya. “Korban mengalami luka akibat senjata tajam yang mengenai tubuh korban, antara lain di kepala mengalami luka sayatan, pada leher bagian belakang 1 luka tikaman, pada tenggorokan 1 luka tikaman, pada punggung korban 3 luka tikaman, pada tangan kiri 1 luka tikaman dan pada tangan kanan 2 luka tikaman,” beber Katim Totosik Bripka Yanny Watung.
(nag)