Kapok Dipanggil Polisi, Wagub DKI: Acara Maulid Tidak Harus Berkerumun
Kamis, 19 November 2020 - 00:38 WIB
"Rasulullah itu harus diteladani di masa pandemi ini. Kita meneladani Rasulullah dengan hidup bersih dan hidup sehat dan hati juga harus bersih ,tidak boleh berprasangka, tidak boleh kita mentang-mentang dan sebagainya, kita harus adil," sambung Ariza.
Ke depan, Politisi Gerindra itu meminta agar kegiatan serupa dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. "Ketentuannya kan sudah diatur bahwa kegiatan kegiatan itu tidak boleh lebih dari 50 persen, menggunakan masker, harus ada pengecekan suhu, thermal gun. Kemudian ada perlengkapan pendukung, peralatan sarana dan prasarana seperti wastafel, hand sanitizer, dan lain-lain, jaga jarak, ada pembatas, ada traffic low dan sebagainya. Jadi semua harus diatur," tegasnya.
Ariza kembali menegaskan, makna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengikuti teladan Rasulullah. "Kita senang warga Jakarta memiliki kecintaan luar biasa kepada Rasulullah. Mari kecintaan kita kepada Rasulullah kita implementasikan, kita wujudkan, kita realisasikan dengan mengikuti teladan Rasulullah SAW," tutupnya.
Ke depan, Politisi Gerindra itu meminta agar kegiatan serupa dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. "Ketentuannya kan sudah diatur bahwa kegiatan kegiatan itu tidak boleh lebih dari 50 persen, menggunakan masker, harus ada pengecekan suhu, thermal gun. Kemudian ada perlengkapan pendukung, peralatan sarana dan prasarana seperti wastafel, hand sanitizer, dan lain-lain, jaga jarak, ada pembatas, ada traffic low dan sebagainya. Jadi semua harus diatur," tegasnya.
Ariza kembali menegaskan, makna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengikuti teladan Rasulullah. "Kita senang warga Jakarta memiliki kecintaan luar biasa kepada Rasulullah. Mari kecintaan kita kepada Rasulullah kita implementasikan, kita wujudkan, kita realisasikan dengan mengikuti teladan Rasulullah SAW," tutupnya.
(thm)
Lihat Juga :