SIMFONIS, Cara Cerdas Akses Informasi untuk Pelaku IKM
Rabu, 18 November 2020 - 15:15 WIB
"SIMFONIS untuk memberikan kemudahan menginput komiditasnya apa melalui admin dan buyer dapat mengakses barang-barang kebutuhan melalui IKM dan harapan saya ada tambahan menu untuk bertransaksi untuk menghindari transaksi tunai. Ditengah pandemi covid-19, kita berupaya mencari inovasi mencari jalan keluar agar kita tegap survive apapun bidang profesi kita," tuturnya
HD meminta dalam prosesnya, HD meminta semua pihak terkait untuk sama-sama bertanggung jawab dan berkesinambungan agar terbangun ekosistem yang tidak putus. Menurutnya, IKM bermakna sektor usaha dengan permodalan dan skala yang kecil, sehingga perlu diperhatikan karena yang kecil adalah suatu hal mendasar yang harus dijaga.
"Di masa pandemi ini, saya minta para pelaku IKM untuk terus menumbuhkan inovasinya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kerja sama dari semua pihak baik dari pemerintah maupun dari pelaku IKM itu sendiri. Selain itu, IKM UMKM perlu disentuh oleh 3 aspek, yaitu permodalan, keterampilan, dan market," pungkasnya.
HD mengatakan bahwa masyarakat yang sebagai pelaku usaha perlu dibuat menjadi bankabel yaitu mengerti proses perbankan untuk menunjang usaha. Kemudian dari sisi keterampilan dapat didapatkan melalui pelatihan-pelatihan melalui sinergitas dengan disnaker. Kemudian pemasaran dapat ditunjang dengan adanya aplikasinya kemudian pemasaran yang dilakukan melalui semua flatform.
Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Kadis Perindustrian, Hj Ernila Rizar, MM, katakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya saing IKM Sumsel dan implementasi kisi pembangunan Sumsel yakni membangun Sumsel yang ekonomi kemasyarakatan berbasis teknoligi di seluruh masyarakat Sumsel.
HD meminta dalam prosesnya, HD meminta semua pihak terkait untuk sama-sama bertanggung jawab dan berkesinambungan agar terbangun ekosistem yang tidak putus. Menurutnya, IKM bermakna sektor usaha dengan permodalan dan skala yang kecil, sehingga perlu diperhatikan karena yang kecil adalah suatu hal mendasar yang harus dijaga.
"Di masa pandemi ini, saya minta para pelaku IKM untuk terus menumbuhkan inovasinya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kerja sama dari semua pihak baik dari pemerintah maupun dari pelaku IKM itu sendiri. Selain itu, IKM UMKM perlu disentuh oleh 3 aspek, yaitu permodalan, keterampilan, dan market," pungkasnya.
HD mengatakan bahwa masyarakat yang sebagai pelaku usaha perlu dibuat menjadi bankabel yaitu mengerti proses perbankan untuk menunjang usaha. Kemudian dari sisi keterampilan dapat didapatkan melalui pelatihan-pelatihan melalui sinergitas dengan disnaker. Kemudian pemasaran dapat ditunjang dengan adanya aplikasinya kemudian pemasaran yang dilakukan melalui semua flatform.
Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Kadis Perindustrian, Hj Ernila Rizar, MM, katakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya saing IKM Sumsel dan implementasi kisi pembangunan Sumsel yakni membangun Sumsel yang ekonomi kemasyarakatan berbasis teknoligi di seluruh masyarakat Sumsel.
Lihat Juga :