Mencekam, Sekelompok Pemuda Serang Gudang Beras di Indihiang Tasikamalaya
Rabu, 18 November 2020 - 07:00 WIB
Gudang penyalur beras CV Bintang Jaya di Jalan Jati Pamijahan, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya diserang oleh sekelompok pemuda, Selasa (17/11/2020) malam. iNews TV/Asep
TASIKMALAYA - Gudang penyalur beras CV Bintang Jaya di Jalan Jati Pamijahan, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya diserang oleh sekelompok pemuda , Selasa (17/11/2020) malam.
Aksi penyerangan yang terekam kamera pengawas atau CCTV tersebut berujung perusakan dan pengeroyokan dua orang yang berada di dalam gudang beras tersebut.
Para pemuda yang menaiki sebuah mobil ini langsung masuk ke dalam sebuah ruangan yang ada di sekitar gudang tersebut sambil berteriak-teriak mengucapkan kalimat kasar
Lalu, mereka pun ditemui pekerja di gudang itu bernama Roni Nurbani yang mengaku sebagai Humas. Karena tak ada titik temu, akhirnya Roni mengajak para pemuda itu ke ruangan tamu serta mempertemukan mereka dengan Dede Dayat Sudrajat, pemilik gudang beras tersebut.
"Saya kurang kurang begitu kenal dengan para pemuda yang datang, dan tidak mengetahui apa masalahnya di dalam rumah dibicarakan soal beras tetapi apa yang menjadi masalah dirinya tidak mengetahui secara pasti," ujar Roni.
Namun, kata Roni, saat seorang karyawan bernama Agus masuk ke ruangan duduk dan berbicara, tiba-tiba perwakilan pemuda tersebut memukul Agus.
"Saya juga dikeroyok oleh sekelompok pemuda tersebut. Bahkan tangan dan kaki saya dikunci para pemuda tersebut hingga beberapa stik biliard yang ada di sekitar lokasi pun patah dipukulkan ke saya," kata Roni. (Baca: Uang Nasabah Rp 72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank).
Aksi penyerangan yang terekam kamera pengawas atau CCTV tersebut berujung perusakan dan pengeroyokan dua orang yang berada di dalam gudang beras tersebut.
Para pemuda yang menaiki sebuah mobil ini langsung masuk ke dalam sebuah ruangan yang ada di sekitar gudang tersebut sambil berteriak-teriak mengucapkan kalimat kasar
Lalu, mereka pun ditemui pekerja di gudang itu bernama Roni Nurbani yang mengaku sebagai Humas. Karena tak ada titik temu, akhirnya Roni mengajak para pemuda itu ke ruangan tamu serta mempertemukan mereka dengan Dede Dayat Sudrajat, pemilik gudang beras tersebut.
"Saya kurang kurang begitu kenal dengan para pemuda yang datang, dan tidak mengetahui apa masalahnya di dalam rumah dibicarakan soal beras tetapi apa yang menjadi masalah dirinya tidak mengetahui secara pasti," ujar Roni.
Namun, kata Roni, saat seorang karyawan bernama Agus masuk ke ruangan duduk dan berbicara, tiba-tiba perwakilan pemuda tersebut memukul Agus.
"Saya juga dikeroyok oleh sekelompok pemuda tersebut. Bahkan tangan dan kaki saya dikunci para pemuda tersebut hingga beberapa stik biliard yang ada di sekitar lokasi pun patah dipukulkan ke saya," kata Roni. (Baca: Uang Nasabah Rp 72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank).