Dentuman Keras Iringi Longsor Galian Tambang, Tiga Kendaraan Tertimbun

Minggu, 10 Mei 2020 - 20:34 WIB
Kendaraan yang rusak berat akibat tertimpa material longsoran batu di lokasi galian tambang di Kampung Balekambang RT 03/10, Desa Cirawa, Kecamatan Cipatat, KBB, Minggu (10/5/2020). Foto/Istimewa
BANDUNG BARAT - Dentuman keras mengiringi longsor di galian tambang di Kampung Balekambang, RT 03/10, Desa Cirawa, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (10/5/2020) pukul 11.00 WIB. Longsor di galian milik Asep Suherman (Uce) itu mengakibatka 3 unit kendaraan rusak berat dan satu unit motor ikut tertimbun.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo melalui petugas lapangan, Rudi Wibiksana mengatakan, penyebab longsor tersebut akibat adanya getaran. Sebab saat kejadian sedang ada aktivitas penambangan yang menggunakan alat berat di lokasi tersebut.



Akibat akitivtas terse but terjadi longsor dari tebing setinggi 100 meter. "Kendaraan yang rusak berat yakni satu unit mobil dum truk dan satu ekskavator, serta satu unit motor tertimbun," katanya saat dikonfirmasi. (Baca juga; Pulang Kampung ke Tasikmalaya, Relawan RSPI Positif COVID-19 )

Dia memastikan tidak ada korban jiwa, karena pekerja yang sedang beraktivitas berhasil menyelamatkan diri. Lokasi galian tambang tersebut memang cukup curam, jadi aktivitas penggalian dilakukan dengan menggunakan alat berat. Hanya saja pihak pengelola mengalami kerugian materi yang cukup besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!