Tim Dilan Minta Kasus Penganiayaan oleh Pendukung Adama Diusut Tuntas
Senin, 16 November 2020 - 12:40 WIB
Anggota Tim Hukum Pasangan Dilan, John Hardiansyah. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kasus dugaan penganiayaan yang disinyalir dilakukan oknum pendukung Moh Ramdhan "Danny" Pomanto-Fatmawati (Adama) terhadap pendukung Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), sudah bergulir di kepolisian.
Anggota Tim Hukum Dilan, John Hardiansyah menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut, apalagi korbannya adalah Koordinator Pemenangan Dilan untuk wilayah Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Tim Hukum Dilan mendesak polisi, dalam hal ini Polres Maros untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut.
"Sehubungan dengan kasus penganiayaan tim atau pendukung Dilan yang diduga dilakukan tim DP (Danny Pomanto) di villa milik DP di wilayah Tokka, Kabupaten Maros, kami meminta pihak kepolisian segera melakukan tindakan hukum tanpa pandang bulu," ujar dia, Senin (16/11/2020).
Baca juga: Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
"Tolong segera tuntaskan pengusutan kasus ini, aksi-aksi premanisme harus diganjar hukuman setimpal agar tidak terus terulang. Kami dari Tim Hukum Dilan akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas," sambung John dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Menurut dia, dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi dimintanya bersikap profesional dan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Kata John, semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung harus diperiksa dan diproses hukum jika terbukti terlibat dalam aksi premanisme tersebut.
Anggota Tim Hukum Dilan, John Hardiansyah menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut, apalagi korbannya adalah Koordinator Pemenangan Dilan untuk wilayah Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Tim Hukum Dilan mendesak polisi, dalam hal ini Polres Maros untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut.
"Sehubungan dengan kasus penganiayaan tim atau pendukung Dilan yang diduga dilakukan tim DP (Danny Pomanto) di villa milik DP di wilayah Tokka, Kabupaten Maros, kami meminta pihak kepolisian segera melakukan tindakan hukum tanpa pandang bulu," ujar dia, Senin (16/11/2020).
Baca juga: Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
"Tolong segera tuntaskan pengusutan kasus ini, aksi-aksi premanisme harus diganjar hukuman setimpal agar tidak terus terulang. Kami dari Tim Hukum Dilan akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas," sambung John dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Menurut dia, dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi dimintanya bersikap profesional dan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Kata John, semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung harus diperiksa dan diproses hukum jika terbukti terlibat dalam aksi premanisme tersebut.
Lihat Juga :