Pemprov DKI Disebut Tambah Saham di Perusahaan Bir, Begini Faktanya
Jum'at, 13 November 2020 - 15:05 WIB
Sementara itu, Komisaris Utama PT Delta Djakarta Tbk Sarman Simanjorang mengatakan bahwa isu tersebut sudah lama dihembuskan. "Enggak ada (penambahan saham), itu berita lama," kata Sarman, singkat.
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta saat ini memang memegang sebesar 210.200.700 saham PT Delta Djakarta Tbk atau 26,25%. Porsi kepemilikan saham Pemprov DKI di perusahaan bir itu sudah naik sejak 25 Februari 2019, setelah sebelumnya hanya 23,33 persen. (Baca juga: Langkah Pemprov DKI Lepas Saham Bir Diapresiasi Masyarakat)
Tetapi kenaikan porsi saham itu dikarenakan adanya penggabungan saham milik Pemprov DKI (23,34 persen) dengan saham milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal DKI Jakarta (2,91 persen).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak masih kampanye, sudah melontarkan wacana pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta. Namun proses penjualan saham perusahaan bir itu tidak berjalan mulus, karena tidak mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta. (Baca juga: Rencana Anies Menjual Saham Bir Mendapat Penolakan DPRD DKI )
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta saat ini memang memegang sebesar 210.200.700 saham PT Delta Djakarta Tbk atau 26,25%. Porsi kepemilikan saham Pemprov DKI di perusahaan bir itu sudah naik sejak 25 Februari 2019, setelah sebelumnya hanya 23,33 persen. (Baca juga: Langkah Pemprov DKI Lepas Saham Bir Diapresiasi Masyarakat)
Tetapi kenaikan porsi saham itu dikarenakan adanya penggabungan saham milik Pemprov DKI (23,34 persen) dengan saham milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal DKI Jakarta (2,91 persen).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak masih kampanye, sudah melontarkan wacana pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta. Namun proses penjualan saham perusahaan bir itu tidak berjalan mulus, karena tidak mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta. (Baca juga: Rencana Anies Menjual Saham Bir Mendapat Penolakan DPRD DKI )
(thm)
Lihat Juga :