Hasil Monitoring Vaksin Mei 2021, Bio Farma Bakal Gunakan Emergency Use

Jum'at, 13 November 2020 - 14:25 WIB
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
BANDUNG - Tim uji klinis untuk calon vaksin COVID-19 Indonesia akan meneruskan uji klinis fase 3 yang sudah memasuki masa monitoring.

Seyogyanya, hasil monitoring akan keluar pada Mei 2021, namun tim uji klinis akan menggunakan pengakuan keadaan darurat (Emergency Use Authorization / EUA).



Rencananya, tahap monitoring yang dikerjakan kepada seluruh relawan, untuk melihat efikasi (khasiat), imunogenicity, serta memastikan keamanan dari calon vaksin COVID-19.

Namun demikian, akan diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) suatu laporan interim berupa data keamanan, imunogenisitas dan efikasi 3 bulan.

Laporan ini akan diberikan pada awal Januari 2021 untuk mendapatkan persetujuan penggunaan dalam keadaan darurat (Emergency Use Authorization / EUA).

Kegiatan Uji Klinis tahap 3 untuk vaksin Covid-19 ini, merupakan bagian dari Uji Klinis Global, yang dilaksanakan empat negara (multicenter) seperti Brazil, Chile, Indonesia dan Turki dengan total melibatkan lebih dari 20 ribu relawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!