2 Petugas Kesehatan Kabupaten Bekasi Meninggal Terpapar COVID-19
Rabu, 04 November 2020 - 17:43 WIB
Dua petugas medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Bekasi meninggal terpapar virus Corona (COVID-19). Ilustrasi/SINDOnews
BEKASI - Kabar duka kembali menyelimuti petugas medis di Kabupaten Bekasi . Kali ini, dua pahlawan kemanusiaan meninggal dunia akibat terpapar COVID-19 pada Rabu (4/11/2020). Dua petugas medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sudah dikebumikan dengan cara pemulasaraan protokol pemakaman COVID-19.
”Hari ini (Rabu) bertambah tiga warga yang meninggal dunia karena covid-19, dua petugas medis di Puskesmas dan satu warga sipil,” ujar Juru Bicara COVID -19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Rabu (4/11/2020). Dengan demikian jumlah kumulatif warga yang meninggal akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Bekasi menjadi 74 orang.
Menurut dia, dua petugas kesehatan yang meninggal dunia dari Puskesmas Babelan dan Puskesmas Karangbahagia. Saat ini, jenazah ketiga warga tersebut sudah dimakamkan secara pemulsaraan protokol pemakaman COVID-19.”Pemerintah Bekasi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua garda terdepan dalam penanganan Corona di Bekasi,” katanya. (Baca juga; 134 Desa di Kabupaten Bekasi Zona Bebas COVID-19 )
Alamsyah mengatakan, angka kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi hingga saat ini masih fluktuatif. Karena itu pihaknya meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. ”Terutama menerapka 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, dan 3 W, wajib iman, wajib aman dan wajib imun,” jelasnya.
”Hari ini (Rabu) bertambah tiga warga yang meninggal dunia karena covid-19, dua petugas medis di Puskesmas dan satu warga sipil,” ujar Juru Bicara COVID -19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Rabu (4/11/2020). Dengan demikian jumlah kumulatif warga yang meninggal akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Bekasi menjadi 74 orang.
Menurut dia, dua petugas kesehatan yang meninggal dunia dari Puskesmas Babelan dan Puskesmas Karangbahagia. Saat ini, jenazah ketiga warga tersebut sudah dimakamkan secara pemulsaraan protokol pemakaman COVID-19.”Pemerintah Bekasi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua garda terdepan dalam penanganan Corona di Bekasi,” katanya. (Baca juga; 134 Desa di Kabupaten Bekasi Zona Bebas COVID-19 )
Alamsyah mengatakan, angka kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi hingga saat ini masih fluktuatif. Karena itu pihaknya meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. ”Terutama menerapka 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, dan 3 W, wajib iman, wajib aman dan wajib imun,” jelasnya.
Lihat Juga :