Di Bawah Pengaruh Narkoba, Preman Kampung Satroni Pedagang Ponsel Bekas
Selasa, 03 November 2020 - 19:35 WIB
Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi (kiri). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
JAKARTA - Berulang kali masuk penjara tak membuat preman kampung, Aditya Juli, (28), kapok. Bermodal tampang seram, dia kerap melakukan tindakan kriminal di permukiman padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat.
Aksinya berakhir setelah bersama dengan temannya, Sabar, (51), ditangkap polisi setelah merampok lima pedagang ponsel bekas di bawah fly over Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin (2/11/2020).
“Dia itu suka bikin ulah, makanya saat kami mengamankan, warga bersyukur banget,” kata Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/11/2020). (Baca juga; Gunakan Motor Curian, Dua Perampok Sadis Berkeliaran di Tambora )
Sebelumnya, bermodal motor hasil curian, sepasang rampok, Aditya Juli, (28), dan Sabar, (51), menyisir jalanan di Tambora, Jakarta Barat, Senin (2/11/2020). Aksi keduanya terbongkar setelah polisi menyelidiki kasus itu.
Faruk memaparkan, Aditya sendiri merupakan redivis. Di Polsek Tambora, sejak remaja dia suka keluar masuk penjara. Dua kali tersangkut narkoba pada 2010 dan 2016. (Baca juga; Butuh Uang untuk Narkoba, SH Nekat Gasak HP dan Bunuh Korban )
Aksinya berakhir setelah bersama dengan temannya, Sabar, (51), ditangkap polisi setelah merampok lima pedagang ponsel bekas di bawah fly over Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin (2/11/2020).
“Dia itu suka bikin ulah, makanya saat kami mengamankan, warga bersyukur banget,” kata Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/11/2020). (Baca juga; Gunakan Motor Curian, Dua Perampok Sadis Berkeliaran di Tambora )
Sebelumnya, bermodal motor hasil curian, sepasang rampok, Aditya Juli, (28), dan Sabar, (51), menyisir jalanan di Tambora, Jakarta Barat, Senin (2/11/2020). Aksi keduanya terbongkar setelah polisi menyelidiki kasus itu.
Faruk memaparkan, Aditya sendiri merupakan redivis. Di Polsek Tambora, sejak remaja dia suka keluar masuk penjara. Dua kali tersangkut narkoba pada 2010 dan 2016. (Baca juga; Butuh Uang untuk Narkoba, SH Nekat Gasak HP dan Bunuh Korban )