Abrasi Pantai, 3 Rumah Warga di Madina Rusak Berat

Jum'at, 08 Mei 2020 - 20:43 WIB
“Selain merusak rumah, abrasi berdampak banyak terhadap banyaknya pohon kelapa yang tumbang dan menimba rumah warga,”ujarnya kepada SINDONews. Dia berharap kepada pemerintah daerah agar segera membangun bangunan pemecah ombak di sekitar bibir pantai, karena ribuan nyawa akan terancam apabila pemerintah daerah lalai untuk memberikan tindakan.

Pernyataan yang sama juga datang dari Manijan, warga setempat. Dia mengaku khawatir dengan keselamatan dia dan keluarganya. Sebab, ombak sangat keras menghantam pantai.”Tidak jarang, limpahan air laut juga mengenai dapur kami,”tuturnya.

Muslimah, pemilik rumah yang rusak akibat tertimpa pohon mengatakan, dia bersama keluarga tidak bisa tidur nyenyak karena cuaca sangat buruk.

”Yang di rumah hanya suami saya, sedangkan saya dan anak sudah mengungsi,”ucapnya. Camat Muara Batang Gadis, Edy Ikhsan Lubis mengatakan, Bupati Madina sudah menginstruksikan BPBD, Dinas PU dan Kominfo untuk segera meninjau kondisi abrasi di Pantai Desa Tabuyung.

Selain itu, tim yang akan turun juga diminta melakukan survei material batu untuk timbunan, serta kemungkinan akan menggunakan anggaran dana APBN yang diupayakan agar cepat diturunkan, kami juga meminta warga untuk tetap tenang namun harus terus mewaspadai dan memantau situasi ombak.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!