Disbudpar Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Tempat Wisata Jelang Libur Panjang

Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:01 WIB
Untuk mengantisipasi, pengelola kawasan wisata juga menerapkan kuota untuk kunjungan dalam satu waktu tertentu dengan mengatasi jumlah pengunjung. Jadi ketika jumlah pengunjung sudah 5.000, maka pengunjung yang ingin memasuki kaswasan wisata dihentikan dulu, sampai ada pengunjung lain yang keluar.

"Kita hitungannya 50% dari kapasitas puncak dalam satu waktu. Bantimurung bisa menampung sekitar 10.000 orang, jadi kita potong menjadi 5.000 orang saja dalam satu waktu tertentu," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maros M Ferdiansyah mengakui perihal aplikasi yang mereka gunakan tersebut. Menurutnya, dengan aplikasi itu. Pihaknya tinggal melihat data di komputer berapa report untuk penjualan tiket.

"Untuk keluar kita hitung di petugas, karena satu pintu keluar, jadi gampang di kontrol," katanya

Tapi dia mengaku, pengawasan yang paling krusial akan dilakukan di area penerimaan dan pembelian karcis, sebab pihaknya harus memastikan pengunjung steril dari Covid -19 sebelum memasuki area wisata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!