Perahu Wisatawan Terbalik di Waduk Cikoncang, 3 Penumpang Tewas
Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:29 WIB
Diketahui, Waduk yang dibuat pada awal tahun 1980 an dan memiliki luas sekitar 1.805 hektare ini dibangun membentang membendung aliran air Sungai Cikoncang yang menjadi perbatasan antara Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Tepatnya antara Kecamatan Cikeusik yang masuk kedalam wilayah hukum Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Wanasalam yang merupakan bagian dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Selain berfungsi sebagai cadangan persediaan air untuk wilayah sekitarnya, Bendungan Cikoncang ini juga dikenal sebagai penghasil ikan air tawar. (Baca: Ini Pesan Wali Kota Tasikmalaya Setelah Ditahan KPK karena Korupsi).
Kapolsek Wanasalam, AKP Sudedi saat dihubungi membenarkan adanya peristiwa perahu terbalik tersebut. Kendati begitu, Kapolsek yang mengaku bersama anggota Polsek Wanasalam tengah menuju ke lokasi untuk memastikan kecelakaan perahu terbalik tersebut. "Karena ini (lokasi kejadian) perbatasan dua kabupaten. Makanya dikroscek dulu sama saya," pungkasnya.
Tepatnya antara Kecamatan Cikeusik yang masuk kedalam wilayah hukum Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Wanasalam yang merupakan bagian dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Selain berfungsi sebagai cadangan persediaan air untuk wilayah sekitarnya, Bendungan Cikoncang ini juga dikenal sebagai penghasil ikan air tawar. (Baca: Ini Pesan Wali Kota Tasikmalaya Setelah Ditahan KPK karena Korupsi).
Kapolsek Wanasalam, AKP Sudedi saat dihubungi membenarkan adanya peristiwa perahu terbalik tersebut. Kendati begitu, Kapolsek yang mengaku bersama anggota Polsek Wanasalam tengah menuju ke lokasi untuk memastikan kecelakaan perahu terbalik tersebut. "Karena ini (lokasi kejadian) perbatasan dua kabupaten. Makanya dikroscek dulu sama saya," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :