Diterpa Pandemi, Bank Bjb Syariah Catat Laba Rp32 Miliar
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:09 WIB
Foto dok/SINDOnews
BANDUNG - Bank Bjb Syariah mencatat perolehan laba sebesar Rp32,371 miliar (sebelum pajak) pada triwulan III/2020. Pendapatan laba ditopang oleh sektor pembiayaan konsumtif.
Direktur Utama Bank Bjb Syariah Indra Falatehan mengatakan, indikator-indikator keuangan utama rata-rata telah mencatatkan kenaikan dari triwulan II/2020. Termasuk mampu bertahan dari krisis ekonomi yang disebabkan adanya wabah Covid-19.
"Ini merupakan kerja keras seluruh organisasi Bank Bjb Syariah demi mencapai target yang telah ditetapkan. Kami terus menggenjot pembiayaan maupun penghimpunan dana secara hati-hati sehingga aktivitas bisnis bank menjadi lebih baik ke depannya," jelas dia.(Baca: Bank BJB Syariah Catat Pertumbuhan Laba 250% )
Secara aset, perseroan mencatat pencapaian Rp8,049 triliun atau naik sebesar 9,95% secara year on year (yoy). Adapun pertumbuhan aset tersebut didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga dan pembiayaan.Dana pihak ketiga pada triwulan III terealisasi sebesar Rp6.094 triliun atau tumbuh sebesar 7,4% (yoy) dari triwulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp5,674 triliun.
Direktur Utama Bank Bjb Syariah Indra Falatehan mengatakan, indikator-indikator keuangan utama rata-rata telah mencatatkan kenaikan dari triwulan II/2020. Termasuk mampu bertahan dari krisis ekonomi yang disebabkan adanya wabah Covid-19.
"Ini merupakan kerja keras seluruh organisasi Bank Bjb Syariah demi mencapai target yang telah ditetapkan. Kami terus menggenjot pembiayaan maupun penghimpunan dana secara hati-hati sehingga aktivitas bisnis bank menjadi lebih baik ke depannya," jelas dia.(Baca: Bank BJB Syariah Catat Pertumbuhan Laba 250% )
Secara aset, perseroan mencatat pencapaian Rp8,049 triliun atau naik sebesar 9,95% secara year on year (yoy). Adapun pertumbuhan aset tersebut didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga dan pembiayaan.Dana pihak ketiga pada triwulan III terealisasi sebesar Rp6.094 triliun atau tumbuh sebesar 7,4% (yoy) dari triwulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp5,674 triliun.
Lihat Juga :