Siapkan Skill Warga Binaan, Lapas Bangkinang Berikan Berbagai Pelatihan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:42 WIB
Budidaya ayam potong Lapas Kelas IIA Bangkinang, Riau dapat menampung ayam sebanyak sebanyak 2.000 ekor. Budidaya ayam potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kampar. Foto/Dok. SINDOnews
BANGKINANG - Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas IIA Bangkinang, Riau memberikan sejumlah pelatihan bagi warga binaan dalam agar ketika mereka terbebas dapat meningkatkan produktivitas mereka. Pembinaan ini juga untuk menghadapi krisis ekonomi di masa pandemi Covid 19 .
Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Sutarno mengatakan, roda perekonomian menjadi yang terdampak paling berat di masa pandemic. Pihaknya berupaya memberikan modal kepada warga binaan agar selepas menjalani masa pidana mampu melanjutkan kehidupan secara lebih baik di lingkungan masyarakat. (Baca juga: Gembong Narkoba Kabur dari Lapas, Kemenkumham Diminta Berbenah)
Lapas Kelas IIA Bangkinang konsisten memaksimalkan kegiatan pembinaan kemandirian memberikan pelatihan. Misalnya budidaya ayam potong, budidaya jagung hibrida, dan pelatihan pembuatan roti. (Baca juga: Warga Binaan Lapas Maros Dapat Pelatihan Pertanian)
“Budidaya ayam potong ini dibangun di atas lahan seluas 8 x 16 m2 sehingga dapat menampung ayam sebanyak sebanyak 2.000 ekor. Budidaya ayam potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kampar. Budidaya ayam potong ini telah berjalan dalam kurun waktu satu tahun dan telah menghasilkan ayam potong sebanyak 1.400 kg perbulannya,” kata Sutarno dalam siaran persnya, Rabu (21/10/2020).
Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Sutarno mengatakan, roda perekonomian menjadi yang terdampak paling berat di masa pandemic. Pihaknya berupaya memberikan modal kepada warga binaan agar selepas menjalani masa pidana mampu melanjutkan kehidupan secara lebih baik di lingkungan masyarakat. (Baca juga: Gembong Narkoba Kabur dari Lapas, Kemenkumham Diminta Berbenah)
Lapas Kelas IIA Bangkinang konsisten memaksimalkan kegiatan pembinaan kemandirian memberikan pelatihan. Misalnya budidaya ayam potong, budidaya jagung hibrida, dan pelatihan pembuatan roti. (Baca juga: Warga Binaan Lapas Maros Dapat Pelatihan Pertanian)
“Budidaya ayam potong ini dibangun di atas lahan seluas 8 x 16 m2 sehingga dapat menampung ayam sebanyak sebanyak 2.000 ekor. Budidaya ayam potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kampar. Budidaya ayam potong ini telah berjalan dalam kurun waktu satu tahun dan telah menghasilkan ayam potong sebanyak 1.400 kg perbulannya,” kata Sutarno dalam siaran persnya, Rabu (21/10/2020).
Lihat Juga :