Jambret Apes, Babak Belur Dihajar Massa dan Motor Dibakar
Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:58 WIB
Sialnya tersangka kembali tertangkap. Lantaran jalur pelariannya mendekati lokasi makam Desa Bogoharjo yang saat itu sedang ramai warga menggali kubur posisi tersangka akhirnya terkepung. Begitu tertangkap, KA langsung menjadi sasaran amuk massa. Beruntung, Ketua RT setempat menyelamatkan tersangka dan membawanya ke rumah Kepala Desa Bogoharjo, Tasrif.
Tasrif mengakui waktu itu massa sangat ramai di depan rumahnya. Dia memilih menutup pintu rapat-rapat, kemudian menghubungi aparat Polsek Kaliori. Tak berselang lama, petugas kepolisian datang untuk mengamankan tersangka pelaku.
“Massa waktu itu ya ngamuk, teriak-teriak, saya biarkan saja dulu, demi keamanan tersangka. Di dalam tersangka kondisinya luka-luka. Kalau nggak diamankan Pak RT, bisa saja meninggal dunia mas. Saya telefon petugas Polsek Kaliori, untuk mengamankan tersangka,“ ungkapnya.
Terkait sepeda motor tersangka, pada awalnya diamankan di depan rumah Kades. Tapi massa membawa motor tersebut ke lapangan Desa Bogoharjo dan dibakar beramai-ramai.
“Saya sendiri kan berada di dalam rumah, nggak tahu kalau ternyata motor dibawa ke lapangan. Motor kini tinggal kerangka sudah hangus, “ imbuh Tasrif.(Baca juga : Belum Keluarkan Izin Pentas Seni, Begini Alasan Kapolres Rembang )
Tasrif mengakui waktu itu massa sangat ramai di depan rumahnya. Dia memilih menutup pintu rapat-rapat, kemudian menghubungi aparat Polsek Kaliori. Tak berselang lama, petugas kepolisian datang untuk mengamankan tersangka pelaku.
“Massa waktu itu ya ngamuk, teriak-teriak, saya biarkan saja dulu, demi keamanan tersangka. Di dalam tersangka kondisinya luka-luka. Kalau nggak diamankan Pak RT, bisa saja meninggal dunia mas. Saya telefon petugas Polsek Kaliori, untuk mengamankan tersangka,“ ungkapnya.
Terkait sepeda motor tersangka, pada awalnya diamankan di depan rumah Kades. Tapi massa membawa motor tersebut ke lapangan Desa Bogoharjo dan dibakar beramai-ramai.
“Saya sendiri kan berada di dalam rumah, nggak tahu kalau ternyata motor dibawa ke lapangan. Motor kini tinggal kerangka sudah hangus, “ imbuh Tasrif.(Baca juga : Belum Keluarkan Izin Pentas Seni, Begini Alasan Kapolres Rembang )
Lihat Juga :