Majukan UKM, Kapolda Kalsel Wajibkan Anggota Kenakan Batik Sasirangan Setiap Jumat
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 19:57 WIB
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta melihat Batik Sasirangan ke Kampung Sasirangan, Kelurahan Sei Jingah, Kota Banjarmasin, Jumat (16/10/2020). Ia mewajibkan anggota setiap hari Jumat mengenakan Batik Sasirangan. Foto/Dok. SINDOnews
BANJARMASIN - Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Nico Afinta berkunjung ke Kampung Sasirangan Kelurahan Sei Jingah Kota Banjarmasin, Jumat (16/10/2020). Kapolda beserta rombongan melihat usaha kecil menengah (UKM) Kampung Sasirangan dalam rangka Pencanangan Penggunaan Pakaian Sasirangan bagi ASN Polri dan Polisi berseragam bebas.
Secara khusus, Kapolda melihat UKM batik khas Kalsel bernama Sasirangan yang merupakan budaya lokal. Salah satu bentuk budaya lokal yang digunakan yakni baju dengan bahan Kain Sasirangan. ( Baca juga: Wamendag Jerry Ingin UMKM Punya Daya Saing Internasional)
“Selaku Kapolda Kalsel, saya mendukung budaya lokal Batik Kain Sasirangan dengan cara menginstruksikan seluruh anggota khususnya personil Reserse dan Intel dari tingkat Polda, Polres/Ta, Polsek hingga Bhabinkamtibmas wajib setiap hari Jumat menggunakan Batik Sasirangan,” kata Niko dalam keterangan persnya, Jumat (16/10/2020).
Dengan anggota Polri menggunakan Batik Sasirangan, lanjut Kapolda, pastinya istri, anak, dan keluarganya pun tentu akan menggunakan Batik Sasirangan. Dalam budaya lokal ini banyak makna yang tersirat dalam setiap motif atau pola yang ada di Batik Sasirangan. “Misalnya pola kehidupan dalam tanaman, sehingga kita sebagai manusia juga bisa memberikan kegunaan kepada orang lain,” ujarnya. (Baca juga: Diadang Pandemi, Produktivitas Industri Batik Tetap Apik)
Secara khusus, Kapolda melihat UKM batik khas Kalsel bernama Sasirangan yang merupakan budaya lokal. Salah satu bentuk budaya lokal yang digunakan yakni baju dengan bahan Kain Sasirangan. ( Baca juga: Wamendag Jerry Ingin UMKM Punya Daya Saing Internasional)
“Selaku Kapolda Kalsel, saya mendukung budaya lokal Batik Kain Sasirangan dengan cara menginstruksikan seluruh anggota khususnya personil Reserse dan Intel dari tingkat Polda, Polres/Ta, Polsek hingga Bhabinkamtibmas wajib setiap hari Jumat menggunakan Batik Sasirangan,” kata Niko dalam keterangan persnya, Jumat (16/10/2020).
Dengan anggota Polri menggunakan Batik Sasirangan, lanjut Kapolda, pastinya istri, anak, dan keluarganya pun tentu akan menggunakan Batik Sasirangan. Dalam budaya lokal ini banyak makna yang tersirat dalam setiap motif atau pola yang ada di Batik Sasirangan. “Misalnya pola kehidupan dalam tanaman, sehingga kita sebagai manusia juga bisa memberikan kegunaan kepada orang lain,” ujarnya. (Baca juga: Diadang Pandemi, Produktivitas Industri Batik Tetap Apik)
Lihat Juga :