Kasus Cai Changpan Kabur dari Lapas, Menkumham Yassona Diminta Tegas
Kamis, 15 Oktober 2020 - 03:25 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Hampir satu bulan narapidana hukuman mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Tangerang, dan hingga kini belum juga tertangkap. Bahkan, hanya empat pegawai kecil dan seorang kepala keamanan yang dicopot atas pelarian itu.
Atas hal itu, Anggota Komisi III DPR RI, Syahroni meminta, Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk bertindak tegas dengan mencopot Kalapas dan Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Banten. Pasalnya, pejabat itu juga seharusnya bertanggungjawab atas pelarian bandar narkoba yang sudah di vonis hukuman mati.
"Kami berharap dan yakin Menteri Hukum dan HAM akan mencopot pejabat tersebut karena yang paling bertanggungjawab. Kami sendiri akan terus mengawasi kasus pelarian narapidana ini. Mulai dari pengejaran hingga pencopotan kedua pejabat terkait," kata Syahroni, saat dihubungi, Rabu 14 Oktotober 2020. (Baca juga: Polisi Terus Kejar Terpidana Mati asal China yang Bersembunyi di Hutan )
Dikatakan Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, pihaknya juga menerima informasi akan dimana keduanya dalam proses pemeriksaan. Karena itu, pihaknya juga akan awasi bersama sehingga bukan hanya petugas biasa yang wajib diberi sanksi. "Saya yakin Menkumham akan tindak anak buahnya karena lalai dalam bertugas," terangnya.
Saat ini, sambung Syahroni, polisi sendiri sedang mengejar napi bandar sabu yang kabur melalui saluran air. Ia pun berharap dalam waktu dekat pelaku dapat segera tertangkap. "Semoga dalam waktu tidak berapa lama lagi tertangkap, biar sekalian tahu siapa yang membantunya kabur," ungkapnya. (Baca juga: Cari Terpidana Mati asal China, Polda Metro Kerahkan Anjing Pelacak )
Atas hal itu, Anggota Komisi III DPR RI, Syahroni meminta, Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk bertindak tegas dengan mencopot Kalapas dan Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Banten. Pasalnya, pejabat itu juga seharusnya bertanggungjawab atas pelarian bandar narkoba yang sudah di vonis hukuman mati.
"Kami berharap dan yakin Menteri Hukum dan HAM akan mencopot pejabat tersebut karena yang paling bertanggungjawab. Kami sendiri akan terus mengawasi kasus pelarian narapidana ini. Mulai dari pengejaran hingga pencopotan kedua pejabat terkait," kata Syahroni, saat dihubungi, Rabu 14 Oktotober 2020. (Baca juga: Polisi Terus Kejar Terpidana Mati asal China yang Bersembunyi di Hutan )
Dikatakan Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, pihaknya juga menerima informasi akan dimana keduanya dalam proses pemeriksaan. Karena itu, pihaknya juga akan awasi bersama sehingga bukan hanya petugas biasa yang wajib diberi sanksi. "Saya yakin Menkumham akan tindak anak buahnya karena lalai dalam bertugas," terangnya.
Saat ini, sambung Syahroni, polisi sendiri sedang mengejar napi bandar sabu yang kabur melalui saluran air. Ia pun berharap dalam waktu dekat pelaku dapat segera tertangkap. "Semoga dalam waktu tidak berapa lama lagi tertangkap, biar sekalian tahu siapa yang membantunya kabur," ungkapnya. (Baca juga: Cari Terpidana Mati asal China, Polda Metro Kerahkan Anjing Pelacak )