Berbusana Adat, Warga Semarang Gelar Aksi Tolak Demo Anarkis
Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:07 WIB
Ia menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan respon dari peristiwa anarkisme pada demo yang terjadi Rabu 7 Oktober lalu. Dirinya mengutuk aksi oknum yang justru merusak. “Karena disaat negara dalam kondisi seperti ini, kita harus memandang dan melakukan yang lebih baik,” tandasnya. (Baca: Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polda Jateng Khawatirkan Munculnya Klaster Baru COVID-19 )
Suhendro juga menegaskan menolak keras kekerasan yang terjadi di Semarang baik dalam demo maupun lainnya. Dia mendukung penegak hukum untuk menindak tegas dan memberikan sanksi tegas.
“Untuk itu kami mendukung pihak aparat supaya mengambil tindakan seadil-adilnya kepada mereka yang sudah berani melakukan pengrusakan di Kota Semarang tercinta ini,” ujarnya.
Suhendro juga menegaskan menolak keras kekerasan yang terjadi di Semarang baik dalam demo maupun lainnya. Dia mendukung penegak hukum untuk menindak tegas dan memberikan sanksi tegas.
“Untuk itu kami mendukung pihak aparat supaya mengambil tindakan seadil-adilnya kepada mereka yang sudah berani melakukan pengrusakan di Kota Semarang tercinta ini,” ujarnya.
(don)
Lihat Juga :