Pembongkaran Stadion Mattoanging Ditawar Minimal Rp1,2 Miliar
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 10:25 WIB
Lelang pembongkaran stadion Mattoanging segera dilakukan dengan nilai tawar Rp1,2 Miliar. Foto: Sindonews/dok
MAKASSAR - Tahapan lelang pembongkaran Stadion Mattoanging kembali bergulir. Pemprov Sulsel melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) telah membuka pelaksanaannya secara daring.
Berdasarkan dalam situs lelang.go.id, lelang pembongkaran stadion ini dibuka dengan nilai limit Rp1,283 miliar. Tiap peserta lelang yang menawar, diwajibkan menyetor uang jaminan sebesar Rp256 juta. Batas akhir penawaran hingga 14 Oktober 2020.
Baca Juga: Lelang Pembongkaran Stadion Mattoanging Kembali Diusul
Nilai limit pembongkaran Stadion Mattoanging ini diketahui mengalami penurunan jika dibandingkan tahapan lelang sebelumnya yang sempat batal. Rencana pembongkaran bangunan Stadion Mattoanging dalam situs lelang.go.id sebelumnya sempat ditampilkan dengan penawaran minimal Rp4,723 miliar sampai batas waktu pendaftaran 1 Oktober 2020.
Namun sampai batas akhir waktu berakhir, tidak ada penawar yang mendaftar. Sehingga lelang dinyatakan gagal. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel terpaksa mengatur jadwal lelang ulang.
Berdasarkan dalam situs lelang.go.id, lelang pembongkaran stadion ini dibuka dengan nilai limit Rp1,283 miliar. Tiap peserta lelang yang menawar, diwajibkan menyetor uang jaminan sebesar Rp256 juta. Batas akhir penawaran hingga 14 Oktober 2020.
Baca Juga: Lelang Pembongkaran Stadion Mattoanging Kembali Diusul
Nilai limit pembongkaran Stadion Mattoanging ini diketahui mengalami penurunan jika dibandingkan tahapan lelang sebelumnya yang sempat batal. Rencana pembongkaran bangunan Stadion Mattoanging dalam situs lelang.go.id sebelumnya sempat ditampilkan dengan penawaran minimal Rp4,723 miliar sampai batas waktu pendaftaran 1 Oktober 2020.
Namun sampai batas akhir waktu berakhir, tidak ada penawar yang mendaftar. Sehingga lelang dinyatakan gagal. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel terpaksa mengatur jadwal lelang ulang.
Lihat Juga :