Tuntut Cabut Izin Tambang, Nelayan Goreng Ikan Asin di Depan Kantor PT Timah

Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:43 WIB
Sementara, sejumlah pengawai PT Timah hanya mengamati pengunjuk rasa dari halaman kantor di belakang aparat yang mengawal jalannya aksi.

"Rencananya aksi ini sampai hari Kamis sesuai dengan surat pemberitahuan kita. Sebenarnya kita sudah tiba sore kemarin dan semalam nginap di pertigaan jalan pulau Pelepas Kantor Gubernur," kata koordinator aksi, Joni Zuhri.

Menurutnya, aksi nelayan yang mempertahankan wilayah mereka dari cengkeraman aktivitas pertambangan bukan kali pertama dilakukan.

Hal itu dilakukan karena penambangan telah merenggut penghasilan mereka yang mengandalkan laut untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Pertambangan di Bangka Selatan sempat stop secara keseluruhan sejak 5 tahun lalu. Saat ini nelayan sudah mulai merasakan dampak kepulihan tangkap hasil ikan dampak dari 5 tahun distop pertambangan, tapi ini dimulai lagi aktivifitas pertambangan," ungkap Joni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!