Baru 20%, Pembangunan Pelabuhan Kali Adem Terhenti karena Covid-19

Minggu, 04 Oktober 2020 - 22:26 WIB
Ariza menuturkan, tujuan pembangunan pelabuhan Kali Adem sebagai bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan sosial seluruh lapisan elemen masyarakat. Menurutnya, saat pembangunan pelabuhan tersebut rampung, akan tercipta sebuah interaksi baru karena berjalannya aktivitas roda perekonomian. Pelabuhan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan yang bermabfaat bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kepulauan Seribu.

"Hal ini untuk kepentingan masyarakat kecil umumnya yang menggunakan pelabuhan ini. Mudah-mudahan nanti ini kabar baik bagi masyarakat, khususnya di Kepulauan Seribu dan di lingkungan Kali Adem ini. Hal ini karena akan ada pelabuhan yang baik, yang juga nanti bisa banyak tempat untuk bersandar kapal-kapal penghubung, juga untuk kepentingan masyarakat sekitar," jelasnya.

Politisi Partai Gerindra itu berharap bahwa hadirnya pelabuhan ini manfaat yang akan dirasakan warga Jakarta tidak hanya untuk bidang ekonomi, namun juga bidang pendidikan, terutama pariwisata. Hal ini karena untuk akses mobilisasi warga dari Jakarta ke pelabuhan di Marina, Ancol.

"Kalau dibandingkan dengan Marina, nanti jumlah kapal yang bisa berlabuh bisa lebih banyak. Ke depannya, Kali Adem bisa lebih banyak tercipta interaksi dan aktivitas supaya menjadi penyeimbang lain, selain di Marina,’ pungkasnya. (Baca juga: Perpanjangan PSBB Bodebek, Emil: Kita Ingin Satu Irama dengan Kebijakan Jakarta )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!